Mesin Parkir, Pot Bunga, dan Sejumlah Fasilitas Publik Rusak Oleh Demonstran Anarkis

Mesin Parkir, Pot Bunga, dan Sejumlah Fasilitas Publik Rusak Oleh Demonstran Anarkis
0 Komentar

BANDUNG – Aksi perusakan yang dilakukan oknum demonstran pada Selasa (7/10) kemarin tidak hanya menyasar taman saja.

Sejumlah mesin parkir milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung juga menjadi sasaran amarah oknum aksi masa tolak UU Cipta Kerja.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, tiga mesin parkir yang terpasang di sekitar lokasi aksi unjuk rasa dan jalur insiden bentrokan mengalami kerusakan.

Baca Juga:Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Bandung Tanggapi Santai Terkait Dukungan Mantan Kader yang MembelotFasilitas Kampus Unisba Rusak Oleh Aparat, Begini Tanggapan Kapolrestabes Bandung

Mesin parkir tersebut berada di Jalan Ranggagading, tak jauh dari Taman Radio Bandung.

Tak hanya itu, rambu-rambu lalu lintas dan water barrier juga tak luput dari sasaran vandalisme dan perusakan, terutama yang terletak di Jalan Cikapayang.

“Jumlahnya masih diinventarisasi, kami belum bisa memastikan berapa banyak dan berapa kerugiannya,” ujar Ricky kepada wartawan di Balai Kota Bandung belum lama ini.

Sementara itu, Kasi Pemeliharan Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Yuli Eka Dianti mengatakan, kerusakan parah terjadi di Taman Cikapayang Dago.

Tak hanya itu, fasilitas umum seperti lampu taman dan kursi juga turut dirusak oleh oknum demonstran. Jumlahnya di Cikapayang Dago (lampu) bentuknya lilin satu, kemudian kursi taman. Terus pot tanaman itu ada 10 yang rusak, itu yang di dalam taman.

Selain itu, beberapa ornamen yang terletak di pinggir jalan juga tak luput dari pengrusakan. Seperti, bola batu itu ada satu yang lepas. Kemudian tempat sampah kita dua rusak, kemarin yang di taman radio itu temapt sampah 3 rusak, papan himbauan dua hilang. Huruf Taman Radio T nya hilang.

“Tanaman dicabut sama pendemo rusak. Hari ini itu 8 pot yang besar itu yang itu pecah, yang kemarin ada 7 jadi dua hari ini ada 15 pot rusak, itu yang ukuran gede di median,” ujarnya.

Baca Juga:28 PAC Partai Gerindra Membelot Dukung DS dan Sahrul, Keputusan Partai Dinilai Tidak Sesuai AD/ARTPolrestabes Bandung Amankan 429 Orang Selama Tiga Hari Aksi Demonstrasi

Yuli mengaku sejauh ini pihaknya belum menghitung kerugian yang diakibatkan oleh pengrusakan tersebut. Pihaknya juga berencana untuk memperbaiki fasilitas yang rusak setelah demo usai.

“Kita belum hitung karenakan hari ini masih ada demo, jadi rencana ini, kita baru data, lokasi, belum ada yang kita perbaiki, jadi kita masih menunggu yang demo ini selesai. Dikhawatirkan hari ini ada kerusakan,” jelasnya.

0 Komentar