oleh

Dadang Supriatna: Pelaksanaan Pilkada Harus Fair dan Jangan Ada Intimidasi!

SOREANG – Calon bupati Bandung nomor urut tiga Dadang Supriatna menginginkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) harus berlangsung secara fair.

Dia menilai, saat ini masih pihaknya masih mendengar ada sejumlah masyarakat yang diintimidasi untuk memilih calon bupati dan wakil bupati Bandung lainnya.

“Di lapangan saya sudah mendengar ada intimidasi segala macem. Kami ingin proses demokrasi ini bisa berjalan fair,’’ujar Dadang kepada wartawan, Jumat, (25/9).

Baca Juga:  Sekolah Tak Boleh Gelar Pesantren Kilat Tatap Muka

Untuk itu, dalam penandangan Fakta Integritas, harus dipahami betul bahwa pada pelaksanaan Pilkada seluruh pasangan calon harus taa pada aturan dan menjaga norma dan etika dalam berpolitik.

Dengan begitu, pada pesta demokrasi diharapkan bisa menghasilkan sosok pemimpin yang terbaik pilihan masyarakat. Tidak ingin dalam kontestasi Pilbup Bandung 2020 ada intimidasi atau penggiringan suara oleh oknum-oknum tertentu.

“Biarkan masyarakat yang memilih. Jangan ada penggiringan dan intimidasi (kepada masyarakat). Di lapangan saya sudah dengar ada intimidasi. Saya juga minta agar netralitas ASN tolong dijaga,” akunya.

Baca Juga:  ePaper Jabar Ekspres Edisi Selasa, 12 Mei 2021

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan, apapun bentuk intimidasi sangat tidak dibenarkan.

Menurutnya, dalam konteks Pilkada di Kabupaten Bandung masyarakat yang memiliki hak pilih harus dibebaskan untuk menentukan pilihannya sesuai dengan selera masing-masing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga