PACET – Belasan warga di Kecamatan Pacet diduga menjadi korban penipuan investasi perumahan bodong Bhayangkara Vilage yang berlokasi di Kampung Buniaga, Desa Ciherang Kecamatan Pacet.
Salah satu korban dugaan penipuan Perumahan Bhayangkara Vilage, Laila Kurniawan (30) warga Kampung Ciputri Desa Ciputri mengaku telah menyetor uang sebesar Rp 4 juta ke orang yang mengaku petugas dari Developer Perumahan Bhayangkara Vilage IA dan NV pada April 2019 lalu.
“Awalnya saya mendapatkan informasi dari teman saya yang juga sebagai korban investasi bodong perumahan Bhayangkara Vilage,” ujarnya.
Baca Juga:Dinsos Optimis Kemiskinan di Sumedang Turun 1% Pertahun TercapaiHasil Seleksi Terbuka 6 Jabatan Tinggi di Tangan Bupati Karawang, Pelantikan Tunggu Izin Kemendagri
Laila mengatakan, uang yang telah disetorkan sebesar Rp 4 juta itu juga dibuktikan dengan kwitansi dan terbagi menjadi dua bagian yakni Rp 1,5 juta untuk uang muka Dp pertama dan booking fee Rp 1,5 juta. Sedangkan yang Rp 1 juta kembali dimintanya untuk cicilan Dp ke dua.
“Total uang yang sudah masuk ke pihak Developer sebesar Rp 4 juta, tapi kalau teman-taman yang lainnya ada yang sudah masuk uang kurang lebih Rp 8 jutaan,” ungkapnya.
Sementara itu suami dari Liana, Taufik mengaku dari awal sudah curiga dengan adanya harga perumahan yang di seputaran Pacet begitu murah.
“Dari awal saya memang sudah curiga, bahkan saya juga sudah memberikan saran sama istri saya (Laila) jangan mudah percaya dengan iming-iming murah,” katanya.
Menurutnya, secara logika, ada perumahan di seputaran Cipanas-Pacet dengan harga yang begitu murah bahkan cicilannya pun dibawah satu juta.
“Hanya dengan Dp Rp 8 juta di cicil, dan angsurannya pun per bulannya di bawah satu juta. Logikanya dimana,” terang Taufik.
Dijelaskan Taufik, ia bersama korban lainnya memang sebelumnya sudah membuat laporan ke pihak yang berwajib dan bahkan sempat melihat ada dua orang yang telah diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Pacet. Tapi hingga saat ini belum ada lagi kejelasan nasib uang kami sebagai korban penipuan.
Baca Juga:Pengamat Sebut Kesejahteraan Kabupaten Sumedang Belum MerataFabiano Beltrame Siap Bimbing Para Pemain Muda
“Kami disini sepakat untuk kembali mendatangi Kantor Polsek Pacet, sudah sampai sejauh mana penanganan kasus dugaan penipuan Perumahan Bahayangkara Vilage ini,” jelasnya.
