Perkuat Ekonomi, LMDH Patengan Kembangkan Wisata Desa

Perkuat Ekonomi, LMDH Patengan Kembangkan Wisata Desa
BAHAS PEREKONOMIAN: Kepala Desa Patengan Asep Kurniadi (pertama kana) saat menjelaskan peran pemerintah dalam mendorong program pengembangan wisata melalui pemanfaat kehutanan social.
0 Komentar

RANCABALI – Untuk meningkatkan ekonomi warga melalui sektok wisata, Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH) Sasaka Patengan, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali menggelar Focus Group Discussion (FGD), sebagai tindaklanjut role dodel pengembangan usaha kehutanan Sosial.

Ketua LMDH Sasaka Patengan, Ngajiman mengatakan dalam meningkatan ekonomi masyarakat hutan melalui pemanfaat dan pengembangan potensi wisata yang dikemas dalam program kehutan sosial. ”Alamdulillah, LMDH Sasaka Patengan mewakili Jawa Barat dan menjadi percontohan Nasional  dalam skema pengakuan dan perlindungan kemitraan kehutanan. Secara resmi kami sudah mendapat legalitas KulinKK, Nomor SK.9243/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/12/2018,” kata Ngajiman yang didampingi Andri Sekretaris LMDH Sasaka Patengan di Rancabali, belum lama ini.

Menurut Ngajiman, pihaknya akan mengembangkan potensi di lokasi zona pemanfaat jasa lingkungan wisata hutan ceria petak 84. Sebelum menindaklanjuti progres pengembangan wisata yang tertunda akibat pandemi covid-19, LMDH Sasaka Patengan menggelar FGD dengan menghadirkan Direktorat Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat (BUPSHA) Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KEMENLHK), Divre Perhutani Jabar Banten, Perum Perhutani KPH Bandung Selatan, Forkopimcam Rancabali, Tim Penyusunan Role Model Perhutanan Sosial dan Kepala Desa Patengan.

Baca Juga:Merugi, Komisi X DPR Dorong Pulihkan Sektor PariwisataKawasan Wisata Jadi Lumbung Sampah

”Kami optimis pemanfaatan zona kehutanan sosial akan berkembang, karena LMDH Sasaka Patengan mendapat dukungan dari stakeholder wilayah khususnya Pemerintah Desa Patengan melalui BUMDes Jagasatru Patengan dan Tim Kemitraan Partnership,” jelasnya.

Ngajiman menjelaskan, meski wilayah rancabali dinyatakan zona hijau pandemi covid-19. Namun, dalam melaksanakan kegiatan FGD pihaknya menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran dan LMDH Sasaka Patengan juga menjadi role model perhutanan social di pulau Jawa.

”Ya, LMDH Sasaka Patengan menjadi satu dari 7 lokasi program kehutanan sosial. Dengan dilakukannya komunikasi melalui FGD, kami berharap semua aktivitas kegiatan lebih optimal sesuai rencana yang sudah disusun dalam Rencana Pengelolaan Hutan (RPH) serta Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) bersama perum perhutani KPH Bandung Selatan,” akunya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Patengan Asep Kurniadi sangat mengapresiasi program LMDH Sasaka Patengan. Melalui BUMDes, pihaknya akan mensuport dan mendukung pengembangan potensi wisata melalui program kehutanan social.

0 Komentar