Oktohari mengatakan, penundaan saat ini membuat beban anggaran pemerintah yang membengkak. Belum lagi, memikirkan biaya promosi Indonesia sebagai calon tuan rumah serta agenda olahraga yang menumpuk di 2021.
”Untuk anggaran jelas kita harus banyak berhitung,” kata Okto. “Karena tahun depan saja agendanya sudah bertumpuk, maka kami harus koordinasi lebih intensif dengan Kemenpora kaitannya terhadap anggaran ke depannya,” pungkasnya.(fin/rus)
