oleh

Abdul Rozaq Bantah Minta Fee Banprov, Uang Rp 1,6 M untuk Bisnis Mangga dan Bangun Rumah.

BANDUNG – Kasus suap kepada Bupati Non Aktif Indramayu Supendi mengungkap bahwa, Anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim memastikan sudah mengembalikan uang ke negara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rojak mengatakan, dalam persidangan lalu, dia ditanya soal uang Rp 1,6 miliar yang rekeningnya dibuat oleh Carsa (terdakwa, red)

’’ Jadi saat ditanya soal itu, saya sudah jelaskan asal muasalnya. Tapi oleh penyidik disarankan untuk dikembalikan dulu ke negara. Sudah saya kembalikan dalam tiga tahap,” tegas Rozaq kepada wartawan (23/2).

Baca Juga:  Marak Plagiarisme di Perguruan Tinggi, Ini Tanggapan Mendikbud

Dalam persidangan minggu lalu, terungkap Jaksa penuntut KPK  menyebut bahwa Abdul menerima Rp 8 miliar dari Carsa. Uang itu diduga sebagai succees fee dana banprov Jabar ke Pemkab Indramayu untuk proyek infrastruktur.

’’Akan tetapi fakta persidangan, yang dibuktikan justru bukan Rp 8 miliar. Tapi soal uang Rp 1,6 miliar itu,’’kata Rozak.

Dia menjelaskan, uang Rp 1,6 miliar itu berasal dari Carsa untuk pembelian rumah senilai Rp 400 juta dibayar dicicil hingga bisnis manga di lahan Perhutani

Baca Juga:  Viral! Perempuan Pencuri Gas Elpiji Terekam CCTV Saat Beraksi di Kiaracondong

’’Jadi saat saya jadi saksi, ketika dikonfirmasi ke Carsa, itu kan diakui oleh dia,” terangnya.

Sebelumnya, lanjut dia, Carsa memang sempat menyampaikan akan memberi kepada Abdul Rozaq seandainya mendapat proyek. Akan tetapi sampai kasus ini ditangani, Carsa tidak pernah bicara lagi dia mau kasih uang soal proyek.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga