SOREANG – Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan meninjau kondisi lingkungan SDN Lamajang II, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan. Walau berstatus sekolah Adiwiyata Kabupaten Bandung kondisinya sangat menghawatirkan.
Menurutnya, kondisi lingkungan sekolah tersebut memang menghawatirkan. Selain terancam longsor di sejumlah titik, juga terganggu dengan keberadaan kandang ayam yang tepat berada di sebelah salah satu bangunannya.
” kondisi seperti ini perlu segera mendapatkan penanganan dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya dinas terkait. Apalagi SDN 2 Lamajang tahun ini akan diajukan dalam penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi,” katanya saat meninjau langsung kondisi SDN 2 Lamajang, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga:Tahun Ini, Naik Haji dari MajalengkaPenggunaan Kartu Tani di Cimahi Baru 25 Persen
Gun Gun menjelaskan, pemerintah Kabupaten Bandung melalui OPD terkait akan segera menangani keluhan-keluhan masyarakat, para siswa dan guru di sekolah tersebut. Penanganan pun diharapkan selesai sebelum penilaian Adiwiyata tingkat Provinsi.
”Untuk jangka pendek, penanganan sudah selesai sebelum penilaian. Jangka panjangnya, beberapa titik rawan longsor di belakang sekolah bisa diantisipasi agar tidak semakin mendekati dan merusak struktur bangunan sekolah,” jelasnya.
Menanggapi keluhan adanya kandang ayam di sebelah sekolah, Dirinya mengimbau aparat pemerintahan setempat mulai Kepala Desa, Camat untuk segera meninjau kembali izin usahanya. Jika tidak berizin, Gun Gun menegaskan pemerintah setempat segera bertindak tegas.
Lebih lanjut Gun Gun mengatakan, wajar kalau para siswa dan guru mengeluhkan adanya kandang ayam tersebut. Sebab, kandang tersebut berdiri tepat bersebelahan dengan salah satu bangunan sekolah. Sehingga, bau tak sedap mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar.
”Itu jelas sangat kontradiktif dengan upaya para siswa dan guru SDN 2 Lamajang yang selama ini sudah bahu membahu menciptakan dan menjaga agar lingkungan sekolah mereka tetap asri. Kepedulian mereka terbukti dengan raihan prestasi sebagai peringkat ke-5 Sekolah Adiwiyata se-Kabupaten Bandung tahun 2019,” tuturnya.
Oleh karena itu, Gun Gun berharap masyarakat sekitar pun bisa ikut membantu menjaga lingkungan sekolah tersebut. Apalagi sekolah itu merupakan tempat menuntut ilmu bagi anak-anak mereka.
