SMKN 1 Sumedang Raih Penghargaan “Jabar Speak Up”

SMKN 1 Sumedang Raih Penghargaan “Jabar Speak Up”
TERIMA PENGHARGAAN: Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jawa Barat (Jabar), Firman Adam memberikan penghargaan “Jabar Speak Up” dari Balai Tikomdik Dinas Pendidikan (Disdik) kepada SMKN 1 Sumedang yang diterima langsung oleh Kepala SMKN 1 Sumedang, Elis Herawati.
0 Komentar

BANDUNG – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sumedang menjadi salah satu sekolah yang menerima penghargaan “Jabar Speak Up” dari Balai Tikomdik Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Jabar Speak Up merupakan program yang ditujukan bagi siswa untuk memperkenalkan wisata, makanan, kultur, dan budaya dari masing-masing daerah di Jawa Barat. Tak hanya itu, kemampuan bahasa Inggris siswa juga dilatih saat mengenalkan budaya dari daerahnya masing-masing.

Kepala SMKN 1 Sumedang, Elis Herawati mengata­kan, Jabar Speak Up ini memiliki banyak sekali manfaat. “Khususnya di Sumedang. Banyak budaya, kuliner, dan wisata yang disampaikan kepada orang-orang di luar daerah kami. Maka dari itu, melalui delegasi dari sekolah kami, berbagai potensi yang masih tersembunyi di daerah Sumedang bisa disampaikan ke luar,” ujarnya, saat diwawancari usai menerima penghargaan di Kantor Disdik Jabar, Jalan Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (23/12).

Baca Juga:PAUD Penting Demi Ciptakan Generasi UnggulKampung Toleransi Wujud Perdamaian

Siswa yang mengikuti kegiatan ini, lanjut Elis, diberi kesempatan berkomunikasi dalam bahasa Ingggris. Selain itu, siswa juga bisa mengeksplorasi kreativitasnya dalam mengedit video untuk menge­nalkan budaya daerahnya. Siswa SMKN 1 Sumedang membuat video kuliner khas Sumedang.

“Kita memperkenalkan makanan khas Sumedang. Misalnya, tahu dan sampeu wedang. Siswa mencoba membuat tayangan yang kreatif dan bermanfaat mengenai pembuatan tahu Sumedang. Proses pembuatan makanan tersebut diterangkan dalam bahasa Inggris,” tuturnya.

Siswa delegasi SMKN 1 Sumedang, Tubagus Gusti Fauzi mengaku harus berlatih seminggu sekali agar lancar berbahasa Inggris. “Se­belumnya, kita juga belajar bahasa Inggris di ekstrakurikuler English Club yang ada di seko­lah,” tutupnya.(dsdkjbr)

0 Komentar