oleh

10 % Peserta BPJS Turun Kelas

NGAMPRAH– Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mencapai 100 persen per 1 Januari 2020 berdampak pada penurunan kelas para peserta. BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, mencatat ada sekitar 10 persen peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) turun kelas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Idham Khalid mengungkapkan, penurunan kelas tersebut terlihat dari jumlah kunjungan di sejumlah rumah sakit yang melayani pasien BPJS. Mereka memutuskan untuk menurunkan pelayanan dari kelas I ke kelas II ataupun dari kelas II ke kelas III untuk menyesuaikan tarif baru.

Baca Juga:  Deklarasi Universal Health Coverage Saat Peringatan Hari Jadi Kota Cimahi ke-20

“Kami juga membantu proses penurunan kelas bagi para peserta BPJS Kesehatan. Datang saja ke Kantor BPJS setempat untuk mengajukan penurunan kelas,” katanya kepada wartawan di Parongpong, Rabu (4/12).

BPJS Kesehatan Cabang Cimahi melayani kepesertaan JKN untuk warga di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Di Cimahi, kepesertaan BPJS sudah mencapai 90% dari jumlah penduduk sekitar 800.000 orang. Sementara di Bandung Barat, kepesertaan baru mencapai 76% dari total penduduk sekitar 1,7 juta orang.

Baca Juga:  Deklarasi Universal Health Coverage Saat Peringatan Hari Jadi Kota Cimahi ke-20

Secara umum, lanjut dia, peserta yang menurunkan kelas tersebut merupakan peserta BPJS mandiri. Sebab untuk peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah daerah, tetap mendapatkan layanan di kelas III.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga