oleh

Petakan Sumber PAD Baru

NGAMPRAH– Untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) baru di tahun 2020 mendatang, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah mempersiapkan pemetaan kembali potensi PAD. Salah satunya dengan memetakan data wajib pajak (WP) terhadap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang menjadi penyumbang pendapatan terbesar.

Kepala BPKD KBB, Agustina Piryanti menjelaskan, bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi di tahun 2019 ini agar sasaran pendapatan bisa jauh lebih baik di tahun 2020 mendatang.

Baca Juga:  Dipercaya Rancang Masjid di Surabaya, Ridwan Kamil Janjikan Arsitektur Paling Keren
GENJOT REVITALISASI: Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna saat meninjau kawasan objek wisata Situ Ciburuy di Padalarang. Wisata ini mendapat bantuan dari Pemprov Jabar sebesar Rp 30 miliar untuk menjadi pusat wisata di tengah perkotaan Bandung Barat.

Menurut Agustina, pemetaan WP tersebut perlu dilakukan untuk menghitung kembali potensi pendapatan yang bisa dicapai lebih tinggi dari tahun ini. Sehingga target PAD di tahun 2020 bisa terukur, akurat dan realistis.

“Tahun ini kami terus lakukan evaluasi salah satunya soal pendataan WP yang potensinya besar sekali. Terus juga menggali potensi pajak baru dari berbagai sektor. Bahkan, soal adanya pengajuan keberatan wajib pajak (pembayaran PBB), kita harus memetakan kembali potensi pendapatan dari PBB,” kata Agustina di Ngamprah, Senin (11/11).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga