oleh

Petakan Sumber PAD Baru

DESTINASI WISATA BARU: Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bersama rombongan Kepala SKPD saat meninjau kawasan wisata baru di Cikalongwetan. Wisata baru ini diyakini bisa menambah sumber PAD baru.

Selain pemetaan potensi wajib pajak PBB, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan pemutahiran data wajib pajak dan objek pajak. Pasalnya, akurasi basis data sangat menentukan target PAD berikutnya yang lebih terukur. “Jika data sudah akurat, kita bisa menentukan target berdasarkan basis data yang akurat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus menggali potensi pendapatan dari sumber lain, seperti dari sektor pariwisata. Hal ini sesuai komitmen Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, untuk terus menggali potensi PAD baru dari berbagai sektor salah satunya objek wisata baru.

Baca Juga:  Zona Merah, Wisata KBB Tetap Dibuka, Ini Alasannya

Khusus di wilayah selatan, tercatat ada sekitar 37 wisata baru yang bakal menyumbangkan pada PAD. “Potensi pajak bisa terus digali, apalagi pak bupati mencanangkan pembentukan 10 destinasi wisata baru. Artinya setiap satu destinasi itu bisa membuka potensi PAD dari berbagai kegiatan usaha, seperti dari pajak hiburan, pajak hotel dan restoran,” ungkapnya.

Setiap pendirian objek wisata di suatu lokasi, kata Agustina, dipastikan diiringi dengan meningkatnya nilai tanah di sekitar objek wisata tersebut. Hal itu akan berpengaruh pada nilai jual objek pajak (NJOP) tanah, sehingga berdampak pada pendapatan PBB dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga