NGAMPRAH– Untuk mempercepat dan mempermudah layanan adminduk (administrasi kependudukan) seperti pembuatan Akta Kelahiran serta Kartu Keluarga (KK), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat mulai menjalankan program ‘Dukcapil Go Digital’ yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) pada Kemendagri.
Untuk diketahui, program ini merupakan inovasi percepatan layanan dengan sistem teknologi berupa tampilan barcode pengganti tanda tangan (manual) dalam pembuatan KK dan Akta Kelahiran. Masyarakat bisa melakukan verifikasi langsung melalui aplikasi di smartphone, seperti menggunakan aplikasi QR Code Reader yang bisa didownload di Play Store. Program ini atas kerja sama antara Kemendagri dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Foto: Hendrik Kaparyadi/ Jabar Ekspres
“Ini terobosan baru untuk mempercepat layanan pembuatan KK dan Akta bagi masyarakat. Produk adminduk ini tidak lagi menggunakan tanda tangan basah atau manual, tetapi barcode. Maka setiap orang yang membutuhkan tanda tangan kepala dinas, tidak lagi tergantung pada keberadaan kepala dinas di kantor, tapi bisa dikerjakan di mana saja asal ada jaringan dengan menekan tombol persetujuan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat, Wahyu Diguna di Ngamprah, Senin (15/7/2019).








mencari barcode kk terbaru trisnawati
Kenapa akte blum selesai daftar dari tanggal 14 072020