oleh

Perjalanan Dinas Difokuskan di Akhir Tahun

NGAMPRAH– Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin meminta seluruh SKPD untuk memfokuskan perjalanan dinas dilaksanakan di triwulan empat. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kondisi keuangan daerah agar tetap aman hingga akhir tahun terutama untuk menutup defisit anggaran.

“Agar defisit anggaran bisa aman tercover, kita fokuskan perjalanan dinas di triwulan empat saja. Kalau pun memang penting silahkan berangkat di triwulan satu juga, tapi jika tidak penting jangan pergi. Misalkan anggaran dinas nilainya mencapai Rp 100 juta hingga Rp 200 juta (setahun), SKPD bisa selektif mana yang harus berangkat,” kata Asep ditemui di Ngamprah, belum lama ini.

Baca Juga:  Menkeu: Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat Dialihkan untuk Covid-19

Selain perjalanan dinas, sebut dia, hal yang harus ditunda di triwulan ke empat soal kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang ada di masing-masing SKPD. “Terkecuali jika kegiatan bimtek yang penting seperti sosialisasi pemilu, itu boleh dilaksanakan. Kalau tidak penting semua difokuskan di triwulan empat saja. Untuk teknis SKPD yang lebih tahu,” katanya.

Asep juga memastikan, tidak ada yang namanya efisiensi atau pengurangan anggaran di setiap SKPD. Sebab, jika sudah menjadi APBD yang tertulis dalam DPA, semuanya bisa dilaksanakan. “Jadi bukan efisiensi, hanya memang ditunda saja di triwulan empat untuk perjalanan dinas dan bimtek. Rata-rata sekitar 15 persen setiap SKPD (yang ditunda di triwulan empat),” katanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga