oleh

Jatah Iwa untuk Nyagub

BANDUNG – Kredibilitas Sekretaris Daerah Iwa Karniwa dipertaruhkan. Hal ini mencuat ketika nama sekda lagi-lagi terseret dalam lingkar korupsi perizinan proyek Meikarta. Iwa diduga meminta jatah Rp 1 miliar untuk pencalonan gubernur.

Fakta ini muncul dari kesaksian Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili, 45, yang hadir sebagai saksi dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta untuk terdakwa suap proyek Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor pada Bandung, kemarin (21/1).

Baca Juga:  Ustadz Mahbub Maafi: Tidak Hanya Puasa, Tingkatkan Juga Ibadah Sosial

Dalam persidangan, Neneng Rahmi menyebut Sekda Jabar Iwa Karniwa meminta uang Rp1 miliar dalam proses perizinan proyek Meikarta. Uang Rp1 miliar itu dilatarbelakangi mandeknya pengurusan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pemkab Bekasi.

Di hadapan majelis hakim, Neneng Rahmi menjelaskan RDTR tersebut untuk mengubah kawasan industri menjadi perumahan. Kemudian, Bupati Bekasi Neneng Hasanah memintanya untuk mengurus ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Google Meet Tambah Fitur Baru untuk Menghemat Data

”Pak Hendry Lincoln (Sekdis Dispora) menyampaikan ke saya bahwa soal RDTR jalan di tempat. Pak Hendry sampaikan ke saya ada link di provinsi, yakni pak Sekda Iwa Karniwa via Pak Sulaeman anggota DPRD Kabupaten Bekasi,” papar Neneng Rahmi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga