oleh

Dua Rumah Roboh Tertimpa Benteng

“Tapi yang punya nggak pernah mendengarkan keinginan masyarakat. Akhirnya kejadian seperti ini,” ucapnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, dirinya berharap pemilik pabrik membiayai dirinya untuk mengontrak rumah yang baru. “Kalau masalah kerugian rumah yang tertimpa mungkin bisa langsung dibicarakan dengan pemilik rumah,” tandasnya.

Senada dengan Nogi, Ketua RT 03 RW 01, Purwadi Raharjo,64, menuturkan, memang sudah beberapakali warga meminta pabrik merobohkan tembok, namun hingga kejadian roboh pihak pabrik tidak pernah menggubris.

Baca Juga:  Reborn Gelar Ramadan Charity & Ride 2021

“Mau nggak mau pemilik pabrik harus tanggungjawab karena menimpa rumah warga,” ujarnya.

Pohon yang menempel di tembok pabrik selama ini memang dinilai warga sangat membahayakan. “Pohon itu nempel di tembok yang tinggi sekitar enam meteran, makin besar karena didiamkan. Akhirnya kan terangkat hujan dan roboh,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah Karangmekar, Muhammad Nur Efendi mengatakan, setelah dirinya menerima laporan kejadian dan mendatangi lokasi, pihaknya langsung menghubungi Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi.

Baca Juga:  LRT Jabodebek Diharapkan Beroperasi Mulai Pertengahan 2022, Begini Perkembangan Terbarunya

“Pas kami cek lokasi memang benteng sudah roboh, menimpa rumah,” ucapnya.

Ia menjelaskan, selain mengakibatkan rumah rusak, benteng yang roboh juga menutupi saluran air. Sehingga jika dibiarkan akan mengakibatkan banjir jika terjadi hujan. Untuk itu, pihak kelurahan pun langsung mengumpulkan para RT/RW agar bersama-sama membuka robohan benteng itu. Pasalnya, kalau tak segera dibuka, dikhawatirkan aliran air dari RW 02, 03 dan 17 akan tersendat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga