oleh

Disdik Kaji Tambahan Kuota Jalur Akademik

BANDUNG – Dinas Pendi­dikan (Disdik) Kota Bandung akan mengkaji penambahan persentase kuota jalur aka­demik pada Penerimaan Pe­serta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP tahun 2019. Hal itu berdasarkan evaluasi ter­hadap pelaksanaan PPDB pada tahun lalu.

Kepala Disdik Kota Bandung, Elih Sudiapermana menje­laskan, pada PPDB tahun 2018 terdapat lima SMP yang di­kecualikan dari sistem zo­nasi 90 persen. Kelima seko­lah tersebut antara lain SMPN 2, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 14, dan SMPN 44. Bagi keli­manya hanya sistem zonasi hanya berlaku 50 persen, se­dangkan sisanya 40 persen jalur akademik, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen jalur khusus.

Baca Juga:  Flash Sale Samsung Galaxy M12 Dimulai Hari Ini! Harga Sejutaan, Bonus Langsung Rp300 Ribuan

”Respon masyarakat bagus pola seperti itu. Siswa yang rumahnya dekat terakomo­dasi, yang punya prestasi akademik juga terakomo­dasi. Ke depan akan coba dikaji di luar kelima SMP tersebut 70 persen zonasi, 20 persen akademik,” ungkapnya selepas beraudiensi dengan Wakil Walikota Bandung di Balai Kota, Kamis (3/1).

Lebih lanjut, Elih menjelas­kan, arahan dari Wakil Wali Kota 20 persen itu angka mi­nimal untuk kuota jalur aka­demik. Namun demikian tetap dibatasi, jangan sampai sama dengan yang lima se­kolah pada tahun lalu. Agar memperoleh masukan yang lebih lengkap, Disdik akan menggelar FGD (Focus Group Discussion) terlebih dahulu dengan menawarkan konsep seperti itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga