Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin demi Harga Diri di Tanah Jawara

Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin demi Harga Diri di Tanah Jawara
DAFTAR CALON: Bakal calon presiden Joko Widodo (kiri) dan cawapres Ma'ruf Amin saat akan mendaftarkan diri sebagai pasangan capres-cawapres pada Pemilihan Presiden 2019 di KPU Jakarta, Jumat (10/8).
0 Komentar

BANTEN – Masyarakat Banten diminta bekerja keras memenangkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Hal itu lantaran pada Pilpres 2019, adalah masalah harga diri bagi Tanah Jawara, sebutan lain dari Provinsi Banten.

Hal itu dikatakan Tokoh Banten, Yadi Mulyadi saat konsolidasi bersama masyarakat dan tokoh setempat dalam rangka Safari Politik Kebangsaan IV DPP PDI Perjuangan, di Kabupaten Lebak, Banten.

Kata Mulyadi, berdasarkan sejumlah hasil survei terakhir, Jokowi-KH Ma’ruf masih tertinggal tipis sekira 4 persen suara dari pasangan Prabowo-Sandiaga. Baginya, hal ini harus dibalik. Jokowi-KH Ma’ruf Amin seharusnya bisa menang minimal 70 persen di Banten.

Baca Juga:Ibu dan Generasi ZWanita Berkontribusi untuk Pembangunan

Dijelaskan Mulyadi, Kiai Ma’ruf adalah keturunan dari ulama besar Syekh Nawawi Al-Bantani yang dahulu tinggal di Mekah dan mengeluarkan sejumlah kitab fikih. Kiai Ma’ruf adalah putra Banten, yang menjadi pendiri Pondok Pesantren An Nawawi Tanara Banten.

”Alhamdulillah sekarang orang Banten dikasih kesempatan jadi calon wapres. Siapa tahu ke depan bisa jadi presiden,” kata Mulyadi yang juga Ketua Kadin Kabupaten Lebak.

”Sampai sekarang suara di Banten masih prihatin. Makanya mari kita berjuang bersama-sama memenangkannya,” sambungnya.

Di acara itu, selain para pengurus ranting hingga cabang PDI Perjuangan, hadir juga para tokoh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat dan Nahdatul Ulama (NU).

Di tingkat nasional, diungkapkan Mulyadi, survei Jokowi-Kiai Ma’ruf masih menang. Tapi jangan terlena dengan survei itu. ”Sebab kalau kita diam, tak gerak, kita bisa kalah,” tegasnya.

Apalagi, lanjut dia, hoaks dan fitnah luar biasa menghantam pasangan itu. ”Sedikit-sedikit, dituduh Jokowi kriminalisasi ulama. Jokowi dibilang PKI. Dimana PKI-nya? Mohon para kiai ini diluruskan,” ucapnya.

”Prestasi Presiden Jokowi jelas. Tol, waduk, perluasan bandara, kenaikan Polda Banten jadi kelas A. Kerja siapa? Ya Jokowi. Tolong ini disampaikan ke masyarakat,” bebernya.

Baca Juga:KBU Berubah Jadi Kawasan KomersialKAI Tambah 4 Pemberangkatan

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, yakin elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 itu di Banten akan melejit di Februari 2019 mengalahkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

0 Komentar