Sementara itu Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto ditanya ada kaitan tidak mantan bupati Tasikmalaya terhadap kasus itu menyebutkan untuk saat ini belum mengarah ke Wagub Jabar.
”Pengungkapan perkara tersebut, penyelidikannya belum mengarah ke Wagub Jabar Uu yang pada saat itu sebagai Bupati Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Kapolda saat ditanya wartawan saat ekspos, kemarin (16/11).
Senada disebutkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Komisaris Besar Samudi. Dia memastikan jika modus korupsi ini murni inisiatif AK. Dia menyebutkan AK merupakan otak dibalik penyelewengan Dana hibah tersebut. Pada polisi AK mengaku tengah membutuhkan uang, namun begitu belum diketahui Dana itu akan digunakan untuk apa.
Baca Juga:EPITECH XII 2018, Dorong Siswa SMK BerinovasiDana Hibah Banyak Disunat
”Dari hasil dana yang dipotong, tersangka AK mendapat 50 persen atau sekitar Rp 1,4 miliar,” sebut Samudi.
Meski demikian Samudi menyebut, kepolisian masih melakukan pendalaman kasus tersebut. Namun, mens rea atau niat jahat kasus ini berada di AK.
”Tidak ada instruksi dari atasan. Tidak ada peran dari atasan. Ini dilakukan tersangka AK berjenjang ke bawahnya,” tegas Samudi.
Sementara staff pegawai di ruang Sekda Kabupaten Tasikmalaya mengaku prihatin dan sedih dengan ditangkapnya AK. ”Beliau atasan saya, setidaknya saya merasa sedih dan prihatin atas apa yang menimpa pak Abdul Kodir,” papar salah satu pegawai di kantor Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Aji Bagus Muharam, kemarin (16/11).
Bukan hanya Aji Bagus, keprihatinan dan kesedihan juga dirasakan pegawai lainnya. Mirna mengaku tidak menyangka AK bakal terjerat kasus korupsi yang cukup menggemparkan Kabupaten Tasikmalaya.
”Sedih, bapak itu orangnya baik. Tidak pernah macam macam. Kita juga segan sama beliau. Beliau itu atasan yang dekat dengan pegawai,” kata Mirna.
Baik Aji maupun Mirna, saat ini hanya bisa mendoakan atas apa yang dialami Abdul Kodir. Mereka mengharapkan, Abdul Kodir bisa sabar dakan menghadapi ujian ini.
Baca Juga:Euforia EPITECH XII 2018, SMK Itu Keren!Pendidikan Karakter Hadapi Era Industri 4.0
Menanggapi adanya Sembilan tersangka dugaan korupsi hibah di Kabupaten Tasikmalaya. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pihaknya tidak akan intevensi, dirinya menyerahkan proses hukum pada Polda Jabar.
