Pemuda Kreatif, Rajin Ke Masjid

subuh berjamaah
0 Komentar

BANDUNG – Wali kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, untuk menjadi seorang pemuda yang memiliki kreativitas sebetulnya tidaklah begitu sulit. Hanya saja, untuk menciptakannya perlu ada program yang bisa mendukung pemuda untuk melakukan kreativitas secara bersama-sama.

Emil menilai, seorang pemuda haruslah memiliki manfaat bagi lingkungan dan menghasilkan karya nyata bagi masyarakat. Namun, untuk mewujudkannya seorang pemuda tidak boleh lepas dengan kegiatan ibadah. Sebab, bila seorang pemuda kalau kegiatannya hanya hura-hura maka dapat dipastikan hidupnya tidak akan memiliki manfaat apapun.

Emil menuturkan, selama ini Pemkot Bandung sudah sangat perhatian kepada keberadaan pemuda, dengan memberikan suport berupa program kegiatan untuk pemuda. Dengan begitu, pemuda tinggal diarahkan kepada kegiatan postif dan bermakna.

Baca Juga:Tingkatkan Layanan dengan One Day ServiceBupati Heran Banyak Sampah

Menurutnya, Pemkot Bandung melalui dana Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), menyalurkan anggaran untuk pemuda salah satunya melalui Karang Taruna. Hal ini diberikan, agar pemuda bisa berkreasi dilingkangannya.

“Pemuda itu harus sibuk berkreasi, makannya kita anggarkan dana untuk pemuda yang lebih baik,” jelas Emil ketika ditemui kemarin. (2/7).

Emil menginginkan, di setiap wilayah nantinya Pemuda harus memiliki kegiatan yang bersifat keagamaan. Hal ini, harus dilakukan agar para pemuda tidak terjerumus kepada prilaku negatif di antaranya, narkoba, dan minum-minuman keras.

“Harus jadi ahli ibadah, makannya ini fisik kuat, rajin ke masjid, dengan lakukan kajian, shalat malam dan lain-lain, insya Allah akan menjadi benteng untuk kegiatan yang bersifat negatif tersebut,” pungkas Emil.(mg3/yan)

0 Komentar