oleh

PT Brother Terbukti Melanggar

NGAMPRAH– PT Brother yang berlokasi di Desa Batujajar Timur Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat terbukti telah melanggar dengan mencemari berupa pembuangan limbah ke anak Sungai Citarum. Hal itu setelah adanya hasil uji laboratorium sampel limbah pabrik terhadap salah satu perusahaan industri tersebut. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Hidup DLH KBB Zamila Floreta di Ngamprah, kemarin.

Menurut dia, sampel air sebelumnya sudah diambil dari sejumlah titik kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisa. Hasilnya, sebut dia, PT Brother terbukti bahwa kualitas air di atas baku mutu atau terbukti telah melanggar. “Seperti untuk TTS (total suspended solid) atau tingkat kekeruhan atau warna air dan COD (chemical oxygen demand) telah terbukti melanggar berdasarkan hasil lab,” katanya.

Zamila menambahkan, pihaknya juga masih menunggu hasil untuk BOD (biological oxygen demand) serta menunggu hasil minyak dan fenol pada limbah yang dibuang oleh pabrik tersebut. “Masih ada tiga parameter belum dianalisa seperti fenol, minyak dan BOD. Namun, secara umum memang perusahaan tersebut sudah melanggar, makanya dalam waktu dekat kami akan memanggil pihak perusahaan untuk diklarifikasi,” ungkapnya.

Setelah terbukti melanggar, tegas dia, pemerintah akan memberikan sanksi administrasi mulai dari teguran tertulis hingga paksaan pemerintah. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada perusahaan yang melanggar aturan. “Sanksi tegas akan diberikan agar mereka juga bisa membenahi sistem Ipal dalam membuang limbah. Termasuk tidak lagi membuang ke anak sungai Citarum,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga