JAKARTA – Tenaga Rifai (31) seakan pulih kembali ketika menyaksikan anak sulungnya melalui video call. Luka bakar sebanyak 60 perse yang diderita hampir sekujur tubuhnya seakan tidak terasa melihat anak sulungnya di layar telepon genggam.
Hari ini, Senin (2/4), Rifai sedang mempersiapkan dirinya untuk operasi yang akan dilaksanakan Selasa (3/4). Rifai adalah satu dari dua petugas pemadaman kebakaran yang terluka saat menangani kebakaran di Kembangan Utara, Jakarta Barat pada akhir minggu lalu.
Berdasarkan cerita sang ibunda, tubuh Rifai terbakar parah karena ia membuka jaket tahan apinya dan memberikannya untuk menyelimuti seorang nenek yang menjadi korban kebakaran.
“Akhirnya badannya sendiri yang terkena api,” ujar sang ibunda.
Baca Juga:Bipolar Bisa Berdampak SosialDanau Buatan Solusi Atasi Banjir
Di mata sang ibunda, Rifai memang dikenal sebagai anak yang senang menolong. Itulah salah satu motivasinya menjadi petugas pemadam kebakaran.
“Bahkan kucing atau anjing juga pasti ditolong olehnya,” ceritanya.
Namun dengan adanya luka yang diderita Rifai saat ini, kondisi Rifai belum memungkinkan bekerja normal seperti sebelumnya.
Hal inilah yang mengetuk Pertamina Marketing Operation Region III untuk membantu biaya pemulihan dan bantuan modal usaha sebagai alternatif tambahan penghasilan bagi keluarga kecil Rifai.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami kepada Rifai atas keberanian dan ketulusannya dalam membantu orang lain. Semoga beliau dapat segera pulih kembali,” ujar Pjs GM Marketing Operation Region III, Nurhadiya saat menyerahkan bantuan di RSCM, Senin (2/4).
Nurhadiya menambahkan, ketulusan Rifai ini semoga juga menginspirasi warga lainnya untuk saling membantu meskipun dalam bentuk lainnya. (and/rls)
