oleh

Timses Ikut Jadi Tersangka

BANDUNG – Setelah berhasil mengamankan Komisioner KPU dan Kepala Panwaslu Kabupaten Garut, Tim Gabungan dari Satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri, Satgasda Jabar, dan Polres Garut, kembali mengamankan satu orang pelaku lain dalam kasus dugaan suap. Sehingga, saat ini Polda Jabar telah resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus gratifikasi dalam Pilkada Garut.

Para tersangka tersebut yakni, anggota komisioner KPU Garut berinisial AS, Ketua Panwaslu Garut berinisial HH, dan seorang tim pemenangan pasangan calon independen Soni Sondani-Usep Nurdin berinisial DW.

Baca Juga:  Kang DS Mengimbau Agar Jangan Memberikan Karangan Bunga

Hal itu disampaikan Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto didampingi Dirkrimum Kombes Umar Surya Fana, ketua Panwaslu Jabar Harminus Koto dan Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat saat gelar perkara di Mapolda Jabar, kemarin (26/2).

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, dari penyelidikan, polisi mendapatkan struk ATM atau bukti transfer kepada Panwas di Kabupaten Garut.

”Setelah itu, pengumpulan bukti dilakukan lagi selama dua minggu, hingga akhirnya terbukti ada gratifikasi oleh seseorang berinisial D kepada Panwas dan Komisioner KPU. Lalu kami melakukan kroscek ke bank mandiri. Ternyata, hasilnya benar,” papar Agung, kemarin (26/2).

Baca Juga:  Waspada, Penipuan Pendaftaran Subsidi Listrik Melalui Website

Agung menjelaskan, tersangka DW telah memberikan uang sebesar Rp 10 Juta kepada tersangka HHB selaku Ketua Panwaslu Kabupaten Garut dan juga memberikan uang kepada AS selaku anggota KPUD Kabupaten Garut sebesar kurang lebih Rp 100 Juta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga