oleh

Jawa Barat Tidak Perlu Impor Beras

Bandung – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan persediaan beras di Jawa Barat saat ini sangat memadai. Sehingga Provinsi Jawa Barat sebagai lumbung padi belum membutuhkan atau melakukan impor beras.

”Kalau kemudian di Jawa Barat masih cukup ya jangan mampir ke Jawa Barat beras impornya,” kata Heryawan usai meluncurkan Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) tahap pertama sebanyak 21 ton beras untuk didistribusikan ke seluruh kabupaten di Jawa Barat di Gedung Sate, kemarin (22/1).

Menurutnya, impor beras dilakukan jika kondisi dan persedian beras di lapangan berkurang. Hal tersebut dilakukan untuk menambah stok dan juga menstabilkan harga pangan yang mungkin saja terjadi kenaikan. ”Tapi kalau dari hasil beras kan kita (Jawa Barat) masih paling tinggi,” kata pria yang akrab disapa Kang Aher itu.

Dikatakan Aher, wacana impor beras merupakan kewenangan pemerintah pusat karena yang dilihat bukan hanya Jawa Barat, melainkan seluruh daerah di Indonesia. Untuk itu, dirinya menilai dalam menyikapi permasalahan wacana impor beras, maka harus merujuk pada cara pandang pemerintah pusat.

”Cerita impor kan cerita-cerita pusat, ketika impor itu dilaksanakan dan daerah Jawa Barat kurang, silakan impor tapi ketika tidak ya jangan,” ujarnya. ”Jadi saya harus katakan tiga bulan ke depan itu beras masih oke,” sambungnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga