Aparat dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Kesehatan, SKPD, Tagana, PMI, relawan, NGO dan masyarakat masih melakukan penangnan darurat. Bantuan terus disalurkan. Sutopo menambahkan, Bantuan mendesak yang diperlukan masyarakat saat ini adalah hunian sementara (huntara), tenda, permakanan, trauma healing, tukang, dan bahan material bangunan. ”Para relawan untuk membersihkan material bangunan yang rusak juga dibutuhkan,” tandasnya.
Sementara itu, gempa di Selatan Pulau Jawa yang terasa di beberapa kota Jawa Barat dijamin tidak mempengaruhi distribusi BBM dan LPG PT Pertamina MOR III kebeberapa wilayah di Jabar, terutama daerah terdampak.
”Saat ini kondisi Terminal BBM Tasikmalaya beroperasi seperti biasa, penyaluran tetap dilakukan secara normal. Sama halnya dengan distribusi LPG yang tetap lancar melayani masyarakat. Namun demikian Kami tetap waspada,” papar Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR III, Dian Hapsari Firasati, kemarin.
Baca Juga:Penantian Ratusan Tahun Kemunculan Burung Simbol Minahasa15 Ribu Orang Serentak Senam Silat Jantung Sehat
Dia mengatakan, terminal BBM Tasikmalaya merupakan terminal BBM yang terdekat dengan lokasi gempa. Pada saat kejadian, terminal sempat melakukan pengecekan untuk beberapa saat. Namun setelah memastikan semua fasilitas dalam kondisi aman, operasional kembali berjalan normal.
”Terminal BBM ini melayani 84 SPBU yang tersebar di wilayah Priangan Timur, mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Garut dan sebagian Kuningan,” urainya.
Demikian juga untuk distribusi LPG, Pertamina sudah melakukan pengecekan kepada semua lembaga penyalur resmi, dan semuanya dapat berjalan seperti normal. Di wilayah Priangan Timur tercatat ada 10 SPPBE, 1 SPPEK, 98 Agen LPG dan 1.800 pangkalan LPG. 98 agen tersebut tersebar menjadi 30 agen di kota Tasikmalaya, 28 agen di Kabupaten Tasikmalaya, 20 agen di Kabupaten Ciamis, 11 agen di Kota Banjar dan 9 agen di Kabupaten Pangandaran.
”Kami terus berupaya agar penyaluran berjalan dengan lancar. Sehingga bisa membantu masyarakat untuk pulih dari kondisi pascagempa. Bagi masyarakat yang kesulitan mendapat BBM dan LPG dapat menghubungi kontak Pertamina di nomor 1 500 000 sehingga kami bisa segera mengecek ke lapangan,” ungkap Dian. (tau/mg2/rie)
