Kampung Buricak Burinong, Destinasi Wisata Selfie Kelas Dunia

Kampung Buricak Burinong, Destinasi Wisata Selfie Kelas Dunia
Istimewa for jabar ekspres
DEMI SUMEDANG: Pembina Paguyuban Motekar Herman Suryatman (keempat dari kiri baris atas) berfoto bersama usai rapat teknis pembangunan Kampung Buricak Burinong bersama masyarakat Cisema dan Multistakeholders di Bale Desa Pakualam, Darmaraja Sumedang, baru-baru ini.
0 Komentar

Dia menerangkan, antuasime masyarakat serta putra daerah yang berada di luar Sumedang sangat besar untuk turut serta membangun Kampung Buricak Burinong. Terbukti saat dilakukan lelang kepedulian untuk pengadaan cat yang dimotori Camat Darmaraja dengan sumbangan spontan sebanyak 50 kilogram, dalam waktu sekejap terkumpul 500 kilogram cat. Sumbangan tersebut bukan hanya dari peserta rapat, tetapi juga dari putra daerah yang bertugas di Jakarta yang turut mengikuti lelang melalui video call.

“Saya sangat mendukung kegiatan kreatif seperti ini. Masyarakat juga memiliki kesiapan prima untuk terlibat langsung dan menyukseskan pembangunan kampung buricak burinong ini. Dari, oleh dan untuk masyarakat. Alhamdulillah waktu saya pancing tadi dengan memberikan sumbangan 50 kilogram cat, langsung nyantok dan terkumpul 500 kilogram. Mudah-mudah ini menjadi awal yang baik,” tutur, Camat Darmaraja, Agus Qori.

Agus memaparkan, selain dukungan dari Paguyuban Motekar, serta dari anak-anak muda Sumedang yang tergabung dalam Sumedang In Move, rencana pembangunan Kampung Buricak Burinong juga di back up oleh beberapa perguruan tinggi ternama seperti ITB, Unpad dan IPDN, serta putra daerah Sumedang yang bertugas di Kementerian PANRB, Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan dan BPPT. (rls/rie)

0 Komentar