oleh

Aliran Air Terganggu Akibat Penurunan Debit Air Baku ke Pengolahan PDAM

bandungekspres.co.id, SUMUR BANDUNG – Sejumlah daerah akan mengalami krisis air bersih selama satu minggu ke depan mulai hari ini (13/2). Hal ini karena pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening terganggu akibat adanya penurunan debet air baku ke pengolahan air PDAM Badaksinga.

”Debet air ke Badak Singa yang semula 1,800 liter per detik berkurang menjadi 1.600 liter per detik. Pengurangan ini disebabkan PLN yang melakukan pengurasan PLTA Cikalong,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Sonny Salimi kemarin (12/2).

Baca Juga:  Dianggap Tak Becus, Prabowo Ditunjuk Turun Jabatan Menhan

Dikatakannya, pengurasan harus dilakukan karena tingginya sedimentasi di Kolam Tando Harian ( KTH ) PLTA Cikalong, sehingga terjadi pendangkalan debit air pada KTH serta terdapat gangguan pada Seal Main Valve Unit 3.

Dengan dikurasnya KTH, kata dia, PDAM juga harus membersihkan lumpur karena otomatis masuk ke Seal Main Valve Unit 3. ”Untuk menjaga kualitas, kontiunitas dan kuantitas produksi maka diperlukan pengurasan lumpur atau sedimentasi dan perbaikan Seal Main Valve Unit 3,” tandasnya.

Baca Juga:  Wujudkan Visi-Misi Jabar Juara, Langkah Pemekaran Desa Diajukan ke Pusat

Akibat pengurasan yang dilakukan oleh PDAM Tirtawening, sejumlah daerah di Kota Bandung akan terganggu pasokan air.

Dari informasi yang dihimpun, untuk wilayah Timur daerah yang akan mengalami gangguan pasokan air diantaranya adalah Komplek Riung Bandung, Cipamokolan Sentosa Asih. Margahayu Raya, Ciwastra, Pasir Pogor Buahbat, Kiaracondong, Kebon Jayanti Kebon Kangkung , Binong Jati, Babakan sari , Cicaheum dan Komplek Antapani.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga