“Penjualan Oscar, Dimitri Payet, Odion Ighalo, dan Memphis Depay, ditambah sekitar 23 juta euro dari bisnis klub-klub Divisi Championship, telah membantu Premier League untuk kali pertama bisa meraup keuntungan dalam periode transfer,” ujar Dan Jones, partner Sports Business Group di Deloitte, seperti dilansir Telegraph.
Profit Premier League berbanding terbalik dengan Chinese Super League yang mengalami kerugian hingga 174,63 juta euro. Hal serupa dialami Ligue 1, yang merugi mencapai 113,40 juta euro untuk aktivitas transfer sepanjang Januari 2017.
Selain Premier League, liga mayor lain di Eropa yang mendapatkan profit adalah La Liga dengan total keutungan 3,80 juta euro. Sementara, Serie-A dan Bundesliga 1 justru merugi masing-masing 14,04 juta euro dan 20,31 juta euro.
Baca Juga:Kejar 45 Poin dari 15 Laga SisaLutut Amankan Chelsea
Lalu, klub mana yang paling banyak meraup keuntungan pada bursa transfer musim dingin tahun ini? Jawabannya adalah Benfica. Sebagai salah satu penyuplai pemain bintang untuk klub-klub kaya di Inggris, Italia, Spanyol, hingga Jerman, penguasa Liga NOS di Portugal ini meraup 42,10 juta euro sepanjang bulan.
Nilai itu diraih berkat penjualan Goncalo Guedes ke Paris Saint-Germain dengan harga 30 juta euro, Helder Costa ke Wolverhampton Wanderers 15 juta euro, dan Filip Djuricic ke Sampdoria 3,5 juta euro. (ira/JPG)
