Yana mengaku, dengan keikutsertaan Djanur mengambil lisensi A AFC ini dirinya semakin tenang. Sebab, apabila Persib mendapat kesempatan kembali manggung di level Asia, bisa didampingi langsung oleh pelatih kelahiran Sumedang tersebut.
Seperti pada musim 2015 lalu, Persib mendapat jatah bermain di kualifikasi Liga Champions Asia lalu gagal dan bermain di Piala AFC tidak bisa diarsiteki oleh Djanur lantaran lisensi kepalatihan yang dimilikinya masih B AFC. Sehingga tim Maung Bandung pun meminta jasa Emral bin Bustamam guna mendampingi tim di kancah Asia.
”Alhamdulillah dengan mendapatkan lisensi A AFC bisa meneruskan perjuangan yang tertunda, dikarenakan kemarin hanya bisa mendampingi di pentas Asia,” ujarnya
Baca Juga:Ronaldo Sakit Hati Mendapat Siulan dari Fans Real MadridPSG & Shanghai Paling Boros, Premier League Mengeruk Untung
Harapan untuk membawa permainan tim lebih cemerlang juga dilontarkan oleh I Made Wirawan. Kiper Persib ini juga menginginkan agar coach Djanur mampu memoles skuad Maung Bandung menjadi klub kuat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. ”Yah bagus buat tim, beliau udah bisa mimpin lagi, membawa ilmu yang lebih banyak lagi bisa diterapkan dalam latihan,” kata Made.
Diungkapkan Made, sosok Djanur sangat diperlukan bagi tim Maung Bandung yang sebentar lagi bakal mentas di Piala Presiden 2017 lalu berlanjut ke kompetisi domestik. Dengan ikut kursus lisensi A AFC, sambung dia, semoga membuat Djanur semakin percaya diri.
”Dengan kehadiran pelatih kepala dampak positif buat tim ada lagi pemimpin yang sebenarnya. Pastinya punya harapan sama, beliau punya lisensi bisa membawa tim juara lagi,” jelasnya.
Sekalipun Persib hanya memiliki waktu kurang dari satu pekan jelang bermain di Piala Presiden 2017, namun Made tak khawatir. Dia yakin pelatihnya lebih paham dengan situasi saat ini. (ryt/bbs/rie)
