Sepakat Promosi Bersama, Kepala Daerah Se-Bandung Raya Teken MoU

Sepakat Promosi Bersama, Kepala Daerah Se-Bandung Raya Teken MoU
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
JALIN KERJASAMA: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Wakil disaksikan Bupati Kabupaten Bandung Gungun Gunawan (kedua kiri), Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto (keempat kiri belakang) serta Bupati Kabupaten Bandung Barat Abu Bakar (kelima kiri) saat penandatanganan MOU kerja sama, Kamis (17/11/).
0 Komentar

bandunekspres.co.id, CICENDO – Empat kepala daerah se-Bandung raya menandatangi nota kesepahaman atau memorandum of understanding Kerja Sama Pembangunan Daerah dan Pengembangan Potensi Daerah di Wilayah Bandung Raya di Bandara Internasional Husein Sastranegara, jalan Padjajaran, Bandung kemarin (17/11). Keempat kepala daerah itu yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto, Bupati Bandung Barat H. Abubakar dan Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, dirinya telah menugaskan SKPD di bawahnya agar selalu menggelar event kerjasama lintas daerah. Di antaranya, dengan Kabupaten Bandung, Nandung Barat dan Kota Cimahi. Kerja sama itu, kata pria yang akrab disapa Emil bisa menyangkut promosi produk UMKM.

”Kebetulan saya sudah punya sebuah produk yaitu Litle Bandung Store yang didedikasikan untuk Bandung Raya. Mari kita keroyok karena sudah real. Nah, took ini silahkan diisi oleh produk-produk dari Cimahi, Bandung Barat atau Kabupaten Bandung,” ujar Emil.

Baca Juga:Mobil Pancar Sudah Sering RusakJangan Pasang Atribut Kampanye Ditempat Terlarang

Selain itu, contoh tantangan kerja sama antar daerah ini seperti pencegahan dan penanggulangan bencana. Misalnya, ada air mengalir dari Kabupaten Bandung ke Cimahi, atau dari Kota Bandung ke Kabupaten Bandung. Bisa juga dari Kabupaten Bandung Barat ke Cimahi. Menurut dia, dari zaman dulu batas-batas air tidak dipisah. ”Air itu akan mengalir ke rutenya. Dan kita harus ngobrol untuk koordinasi. Contoh, di daerah Cibaduyut ada air selokan mampet. Setelah dicek, ternyata RW-nya sudah masuk kabupaten. Si lurahnya tidak bisa apa-apa karena sudah bukan wilayah administratif. Dengan begini, bisa ngobrol mulai hal-hal kecil sampai strategis,” ujar Emil.

Untuk skala strategis, kata Emil, dalam beberapa waktu ke depan akan dibangun kereta cepat yang melewati Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Emil pun berencana mengajak pemda Bandung Barat untuk membuat alat tranportasi masal cabel car.

”Karena ada 6 juta turis Bandung Raya yang menikmati destinasi di empat wilayah ini. Kadang-kadang nginepnya di saya (Kota Bandung) lalu wisatanya ke pak Abu (Bandung Barat), atau nginepnya di Cimahi tapi belanjanya di Bandung,” ujar Emil.

0 Komentar