As Roda Patah, Pesawat Kargo Gagal Landing

pesawat-gagal-landing
GAGAL LANDING:Kondisi pesawat kargo Trigana Air Service Boeing 737-300 PK-YSY yang gagal landing setelah as roda belakang sebelah kiri patah di runway 15 Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kemarin (13/9) sekitar pukul 07.30 WIT.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, WAMENA – Pesawat kargo jenis Boeing 737 seri 300 nomor register PK-YSY milik Trigana Air Service yang mengangkut 14.913 ton yang berupa BBM dan sembako gagal landing di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kemarin (13/9)  pukul 07.30 WIT.

Pesawat yang diawaki Capten Pilot Jatmiko, Co Pilot Joshua dan teknisi Iwan gagal landing setelah as roda belakang sebelah kiri patah di runway 15, kemudian pesawat terseret dan berhenti di runway 33.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut. Namun, aktivitas di Bandara Wamena terpaksa ditutup. Penutupan ini mengakibatkan ratusan jadwal penerbangan di Bandara Wamena terpaksa dibatalkan.

Baca Juga:Mey Hasibuan, Diaspora yang Tergerak Pasarkan Produk Kreatif Indonesia di ASBIJB Batal Dibiayai APBN

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba, SE, M.Si, mengatakan, pesawat kargo milik Trigana Air Service ini terbang dari Bandara Sentani, Jayapura pukul 07.05 WIT. Pesawat yang membawa BBM dan sembako ini mendarat di Bandara Wamena sekitar pukul 07.30 WIT. “Saat landing, as roda belakang sebelah kiri patah di runway 15 sehingga pesawat terserat dan berhenti di runway 33 atau kurang lebih 2 kilometer,” jelas Yan Reba.

Saat mendarat menurut Yan Reba sempat terlihat percikan api di bagian roda belakang sebelah kiri. Sehingga dua unit mobil pemadam kebakaran bandara langsung ke runway 33 dan menyemprotkan busa di badan pesawat untuk mencegah kebakaran.

Setelah kondisi pesawat aman, petugas ground handling langsung mengeluarkan muatan pesawat yaitu BBM dan sembako. Akibat kecelakaan ini, pesawat kargo milik Trigana Air Service ini mengalami kerusakan parah.

”Selain roda belakang yang patah, mesin pesawat sebelah kiri juga rusak parah dimana penutup mesinnya lepas di runway 15,” bebernya.

Yan Reba menyebutkan sekitar pukul 16.30 WIT, badan pesawat berhasil dipindahkan menggunakan tiga alat berat ke ujung bandara sebelah utara. “Saat ini Tim KNKT sudah berada di Wamena untuk melakukan investigasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Wamena, Rasburhani yang dihubungi menyebutkan kecelakaan pesawat kargo milik Trigana Air Service ini mengakibatkan seluruh jadwal penerbangan dibatalkan.

”Dalam sehari, penerbangan di Bandara Wamena antara 150 sampai 160 penerbangan dan semuanya harus dibatalkan,” bebernya.

Baca Juga:PB PON Disuntik Dana bjbSiagakan Tenaga Kesehatan, PHRI Ikut Pantau Gizi Para Atlet

Tim KNKT menurut Rasburhani akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab gagal landing pesawat kargo ini. Rasburhani menyebutkan, saat landing, roda pesawat mengalami gangguan dan tidak bisa keluar.

0 Komentar