As Roda Patah, Pesawat Kargo Gagal Landing

pesawat-gagal-landing
GAGAL LANDING:Kondisi pesawat kargo Trigana Air Service Boeing 737-300 PK-YSY yang gagal landing setelah as roda belakang sebelah kiri patah di runway 15 Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kemarin (13/9) sekitar pukul 07.30 WIT.
0 Komentar

”Namun kecelakaan ini disebabkan ganguan pada roda belakang saat landing sehingga tergelincir dan keluar dari landasan pacu,” tuturnya.

Secara terpisah, Manager Area Papua PT Trigana Bustomi Eka Priyitno mengakui, pesawat kargo Boeing 737 seri 300 nomor register PK-YSY yang gagal landing ini mengalami kerusakan berat.

”Kerusakannya di bagian mesin, ban sebelah kiri pecah dan patah. Penyebab ban tidak keluar sampai bodi pesawat tergelicir akan diketahui setelah ada penelitian dari tim KNKT. Dari KNKT sudah mengeluarkan rilis agar pesawat dipindahkan setelah dibuat dokumentasi dan layout di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga:Mey Hasibuan, Diaspora yang Tergerak Pasarkan Produk Kreatif Indonesia di ASBIJB Batal Dibiayai APBN

Kecelakaan yang dialami pesawat kargo yang mengangkut BBM untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, dipastikan tidak akan mengganggu ketersediaan BBM di daerah tersebut.

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII memastikan stok BBM di Wamena, Kabupaten Jayawijaya aman meski terjadi kecelakaan pesawat kargo Trigana di bandara setempat.

”Kuota BBM di Wamena aman tiga sampai empat hari. Jadi walau ada kecelakaan pesawat, konsumsi BBM di Wamena tidak akan terganggu. Stok BBM yang dibawa hanya 9,5 KL,” ungkap Area Manager Communication and Relation Pertamina MOR VIII Taufikurachman  kepada Cenderawsih Pos (Jabar Ekspres Group), kemarin (13/9).

BBM yang diangkut pesawat kargo Trigana Air Service Boeing 737-300 PK-YSY menurut Taufikurachman, untuk memasok kebutuhan di Wamena.

”Kita berharap Bandara Wamena sudah bisa beroperasi kembali sehingga distribusi BBM dan logistik ke Pegunungan Tengah Papua bisa normal kembali,” pungkasnya.

Menurut data yang dihimpun Cenderawasih Pos, kecelakaan yang menimpa pesawat kargo Trigana Air Service Boeing 737-300 PK-YSY, kemarin  merupakan insiden kedua yang terjatuh di Bandara Wamena, tahun ini.

Sebelumnya pada 9 Juli 2016, kecelakaan serupa dialami pesawat kargo jenis Boeing 737 seri 200 dengan nomor register PK-MYR milik masakapi My Indo Airline. Pesawat yang membawa beras dari Bandara Sentani Jayapura gagal landing setelah ban depannya pecah. (gin/jo/qad/nat/rie)

0 Komentar