Sambut PON, Great Sale Dimulai Hari Ini

asia-afrika-terkini
DIPASTIKAN PADAT: Hari ini Pemkot Bandung menggelar Great Sale di kawasan Jaan Asia Afrika. Great sale tersebut digelar sebagai bagian memeriahkan PON.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, GEDEBAGE – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berjanji, Kota Bandung sebagai tuan rumah akan memberikan penyambutan terbaik dan meriah untuk para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX.

Kemeriahan itu, akan dimulai dengan pembukaan Bandung Great Sale, hari ini (10/9) di Jalan Asia Afrika. Sedangkan, pemasangan umbul-umbul dan atribut lainnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON XIX, akan dipasang mulai minggu depan.

”Pokoknya, kita berikan yang terbaik dari Kota Bandung, dengan segudang inovasinya,” kata pria yang akrab disapa Emil ini, usai Istighotsah, di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kemarin (9/9).

Baca Juga:Real Madrid vs Osasuna: Dua Raksasa Madrid DisanksiJuventus vs Sassuolo: Demi Pekan Melelahkan

Sejauh ini, sambung Emil, pemasangan atribut-atribut penyambutan penyelenggaraan PON sebenar sudah dimulai. Hanya saja belum maksimal.

optimalisasi persiapan penyambutan, kata dia, agar para tamu PON selama dua minggu di Bandung, akan dikolaborasi dengan Hari Jadi Kota Bandung (HKJB) ke-206. Terlebih, acara-acara kemeriahan HJKB, yang juga akan digelar akhir September ini.

Emil menjelaskan, sebanyak 14 venue untuk mempertandingkan 28 cabang olahraga sudah siap pakai. Berkaca dari kesiapan itu, kata dia, tugasnya sekarang adalah konsentrasi pada persiapan di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), untuk opening dan clossing PON.

”Beberapa bagian, kawasan GBLA akan kita percantik dan ditata ulang. Begitupun hiasan di sudut-sudut stadion akan segera dipasang, termasuk di dalam dan luar stadion,” urainya.

Menyoal keberlangsungan rumput stadion GBLA yang ditutup, menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Dodi Riswansyah, warga Bandung tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut.

”Seluruh kerusakan akan diperbaiki dan menjadi tanggung jawab PB PON Jabar,” tukas Dodi yang juga Sekretaris Sub PB PON Kota Bandung ini.

Menurut dia, penutupan rumput GBLA adalah konsekuensi kepentingan PON serta kepentingan yang lebih besar. ”Rumput jadi menguning, selanjutnya rusak, sudah diperhitungkan,” jelasnya.

Baca Juga:Barcelona vs Alaves: Alcacer Bisa Langsung DebutManchester United vs Manchester City: Bersembunyi di Balik Histori

Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berjanji, berkomitmen kerusakan rumput akan diperbaiki dan akan normal seperti semula. ”Ditutup, lebih baik daripada tidak akan lebih rusak,” imbuh Dodi. (edy/rie)

0 Komentar