Tiket VIP PON Rp 200 Ribu, Api Pon Tiba di Kota Cirebon

api-pon
KIRAB API PON: Sejumlah pembawa api PON saat berlari di Indramayu, kemarin (5/9). Api PON tersebut akan mengelilingi sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung Barat (15 September). Api tersebut akan mencapai finis pada 27 September mendatang.
0 Komentar

Selain akan menjual tiket untuk upacara pembukaan PON XIX/2016, PB PON XIX/2016 Jabar juga akan memberlakukan sistem tiket bagi penonton 16 cabang olahraga yakni sepak bola, bola voli, taekwondo, renang dan renang indah, gulat, bulutangkis, tarung derajat, tenis lapangan, bola basket, dansa, wushu, futsal, tinju. ”Cabang-cabang itu digelar di dalam GOR dan lapangan, kami melakukan tiket untuk menjaga keamanan jumlah penonton. Sebab, cabang itu cukup digandrungi,” jelasnya.

Seperti halnya tiket pada upacara pembukaan PON, untuk tiket pertandingan juga bukan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk keamanan dan kenyamanan pertandingan. ”Contohnya bola voli dan sepak bola, bila tidak diberlakukan tiket mungkin akan membludak dan over kapasitas. Oleh karena itu kami berlakukan sistem tiket, juga ada tiket terusan,” tuturnya.

Kabupaten Bandung Barat memastikan kesiapan venue yang akan digunakan oleh para atlet dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional  (PON) XIX Jawa Barat sudah siap digunakan.

Baca Juga:Flat or Globe?78 Difabel Pentaskan Drama Kabayan Menjadi Profesor

Rencananya ada enam venue yang akan digunakan mulai dari cabang olah raga panjat tebing, track sepeda downhill dan sepeda road yang berlokasi di Kecamatan Lembang. Sedangkan pacuan kuda yang berada di Kecamatan Parongpong, dan ski air di Waduk Saguling Kota Baru Parahyangan serta venue gantole di Kecamatan Cihampelas.

Bupati Bandung Barat Abubakar menyatakan, venue yang ada di Kabupaten Bandung Barat dipastikan sudah siap untuk digunakan pada pelaksanaan PON nanti. Pada 15 September, Kabupaten Bandung Barat menerima kirab obor. ”Kita menerima kirab obor, sementara pembukaan PON sendiri pada 17 September,” kata Abubakar kepada Jabar Ekspres, kemarin (5/9).

Abubakar menambahkan, pihaknya diberi tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan segala persoalan kaitannya dengan infrastruktur di dua cabor, yakni ski air dan gantole. Sementara empat cabor sisanya menjadi tanggung jawab provinsi.

”Venue ski air dan gantole dari mulai akses infrastruktur tanggung jawab kami langsung. Ski air terus dipantau jangan sampai airnya surut pada waktunya, dan permasalahan eceng gondok,” terangnya.

Dikatakan Abubakar, saat ini pihaknya telah menginformasikan kepada seluruh venue untuk memasang penunjuk arah. Selain itu, dia pun mengimbau kepada seluruh warga KBB untuk bersikap ramah kepada tamu yang nanti datang sebagai bagian dari Sapta Pesona Wisata.

0 Komentar