oleh

Bablas Ketiduran Usai Sahur, 30% PNS Telat Masuk Kerja

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Kendati sudah dikurangi jam kerja, namun kinerja PNS tak juga gesit. Hal itu terlihat dari apel pertama pelaksanaan Ramadan, kemarin (6/6).

Di Kabupaten Bandung Barat sebanyak 30 persen PNS terlambat masuk kerja. Hal ini diketahui pada saat pelaksanaan apel pagi sekitar pukul 08.05 yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bandung Barat Rakhmat.

Asisten Administrasi Umum Setda Bandung Barat Maman Sulaiman membenarkan, jika pada apel pagi di hari pertama Ramadan tingkat kehadiran PNS mencapai 70 persen. Sisanya, banyak yang terlambat dan tidak mengikuti apel pagi.

”Pada saat apel itu kebetulan yang kosong dari Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan dan juga dari Setwan,” kata Maman kepada wartawan di Ngamprah, kemarin.

Dikatakannya, kendati banyak yag terlambat, namun dapat dipastikan pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) tetap berjalan serta pelayanan lainnya. ”Sudah banyak yang mengantre di kantor disdukcasip. Mereka ada yang membuat KTP dan lainnya,” paparnya.

Maman menegaskan, bagi PNS yang bolos akan mendapatkan pemotongan tunjangan prestasi pegawai (TPP) sebesar 4 persen. Sedangkan, bagi PNS yang telat datang akan mendapatkan pemotongan TPP sebesar 2 persen. Hal itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 2 Tahun 2013.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga