oleh

Hadad Dibully, Demokrat Minta Maaf

bandungekspres.co.id, CIMAHI – Temuan warga soal stiker Hadad ditembok-tembok rumah warga mengundang sorotan para netizen di media sosial. Pasalnya, penempelan sticker tersebut dianggap mengotori rumah warga. Sejumlah akun warga Cimahi menyampaikanekecewaannya atas apa yang dilakukan oleh tim bakal calon dari Partai Demokrat, Asep Hadad ini.

Yanuar Irsan, dalam akunnya menungkapkan kekecewaannya atas apa yang dilakukan tim Asep Hadad. Meskpiun dirinya sangat memaklumi hal itu. ”Yang salah itu yang temple-tempel sticker sembarangan di kampung orang, di rumah orang, tapi sih kalau sekedar spanduk saya masih maklumlah namanya juga sosialisasi,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Pemberian THR Lebaran 2021, Ketua KSPSI: Yang Tahun Lalu Saja Masih Nunggak

Sedangkan warga lainnya Kurniawan mengatakan, hal ini menjadi bahan pelajaran untuk tim sukses lainnya saat akan melakukan sosialisasi. ”Tim sukses harus memperlihatkan cara-cara yang smart dalam menyosialisasikan calon yang didukungnya,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Partai Demokrat Kota Cimahi Iwan Setiawan mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Seharusnya, semua sesuai aturan dan tanpa mengorbankan kepentingan umum. ”Kami dari tim penjaringan PD mempersilahkan setiap bakal calon menyosialisasikan dirinya masing masing dengan cara yang baik dan membuat simpati masyarakat, banyak cara bukan hanya pasang stiker,  banner dan lain lain,  tapi masih banyak cara yang lebih simpati lainnya. Mungkin dari  yang bersangkutan  tidak bermaksud untuk demikian, pihaknya mohon maaf atas kekhilafan atas nama H. Asep Hadad kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya stiker tersebut,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. sebagai masarakat cimahi,,, sy tidak terganggu dengan penempelan faplet tersebut.. saya mendukung siapapun yang akan bersosialisasi… agar warga cimahi tau siapa saja yang akan memimpin kota cimahi kedepan. Dari berita yang ada ternyata yang ga setuju penempelan tersebut adalah Yanuar Ihsan yang jelas2 tim pemenangan calon walikota yang lain, juga Fajar BW yang jelas2 pelaku politik praktis… inmah namanya iri…. iri tanda tak mampu…

Baca Juga