oleh

Isu Masalah Sampah Ditumpangi Geopolitik

bandungekspres.co.id , SUMUR BANDUNG – Bicara sampah Kota Bandung, tidak lepas dari kontribusi yang tersebar secara teritorial di regional Jawa Barat. Sebab, Isu sampah selalu ditumpangi isu geopolitik. Pemikiran itu mudah dicerna warga. Namun, hati-hati jangan sampai ditunggangi orang-orang yang ingin memanfaatkan kondisi itu. Kadang, Kota Bandung selalu dijadikan ’kambing hitam’ dalam permasalahan sampah ini.

”Di ranah politik itu ada kepentingan tersebut. Termasuk isu sampah Kota Bandung sangat seksi. Yang diserang sudah pasti wali kota,” kata Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdiana kemarin (12/4).

Baca Juga:  Penyidik KPK Geledah 5 Rumah di Lembang Pasca Ditetapkannya Bupati Aa Umbara

Deni menjelaskan, mengedukasi masyarakat terkait kesadaran hidup bersih dalam buang sampah menjadi penting. Sebab, 85 persen persoalan sampah bersumber dari prilaku masyarakat.

Deni mencontohkan, prilaku buruk buang sampah ke sungai, meski itu oknum, tetap saja mencemari Sungai Citarum. Contoh lainnya, tegas Deni, 60 persen sampah di Citepus, bukan sampah rumah tangga. ”Ternyata asumsi saya itu tidak terlalu salah yang diributkan mencemari Sungai Citarum, sumbernya berasal dari pabrik-pabrik,” ujar dia.

Baca Juga:  Dewan Minta Proses Hukum Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Peristiwa kemarin, sambung Deni, penumpukan sampah di Cisirung, yang sempat jadi gunjingan membuat pemerintah saling tuding. Setelah diselusuri tidak semua benar berasal dari Kota Bandung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga