oleh

Tuntut Pemerintah Turunkan Tarif Angkutan

bandungekspres.co.id, WATU KENCANA – Pasca turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, premium dan pertamax, masyarakat mengharapkan tarif angkutan bisa ikut turun. Sehingga beban biaya transportasi bagi masyarakaat bisa sedikit berkurang.

Atty Suryati, 50, warga Binong Jati mengatakan, seharusnya pihak pengusaha angkutan maupun pemerintah segera memberikan aturan baru tentang tarif angkutan. Karena, setelah pemerintah menururnkan harga BBM tentu pemerintahpun harus segera menurunkan tarif angkutan agar beban masyarakat bisa berkurang.

’’Kadang sopir senang kalau BBM naik pasti langsung menaikan tarif seenaknya, tapi pas BBM turun tetap saja tidak mau menurunkan tarif,’’ katanya kepada Bandung Ekspres saat ditemui kemari (4/4).

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat Deddy Taufik mengungkapkan, mengenai permasalahan tarif angkutan ini, pihaknya telah memutuskan untuk menurunkan tarif bus antar kota dalam provinsi (AKDP) sebesar tiga persen dari tarif sebelumnya. Di mana, keputusan ini merupakan hasil dari rapat Dishub Jabar bersama Organda, Yayasan Konsumen, Masyarakat Trasnportasi Indonesia Jawa Barat serta elemen lainnya.

’’Kami sudah melakukan rapat membahas penyesuaian tarif angkutan khususnyan bus AKDP kelas ekonomi. Namun demikian hal ini yang sesuai dengan kewenangan Pemprov,’’ ungkapnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga