oleh

UMKM Eksporter Terima KUR

bandungekspres.co.id – Ada kabar gembira bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang ingin mengekspor produk. Pemerintah bakal memfasilitasi permodalan mereka agar mampu bersaing di pasar internasional. Diharapkan, ada peningkatan kualitas dan kuantitas produk UMKM yang terjual di pasar internasional.

Fasilitas yang dinamakan Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) itu merupakan satu di antara empat paket kebijakan ekonomi yang kemarin diumumkan. Satu kebijakan lagi yang berkaitan dengan desa urung dikeluarkan karena sejumlah pertimbangan. ”Masih akan kami matangkan,” terang Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden kemarin.

Baca Juga:  Mudik Resmi Dilarang, Ketua Organda Jabar Minta Ada Kelonggaran 

Selain KURBE, ada kebijakan penurunan tarif PPh serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) bagi realestat. Kemudian, penyeragaman standar agar dwelling time bisa lebih cepat. Terakhir, pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan (alkes).Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, KURBE dibedakan dari KUR umum karena dikhususkan bagi UMKM yang memproduksi barang ekspor. Selama ini, tutur dia, para pelaku UMKM sulit mengekspor produk karena ka­pasitasnya terbatas. Kebanyakan di antara mereka menjual kepada eksporter berskala besar untuk kemudian disalurkan ke negara tujuan.

Baca Juga:  Musyda VI PDPM Depok Daulat Izhar Jadi Ketua

Para pengusaha itu nanti bisa mendapatkan fasilitas KURBE. Bagi pengusaha mikro, pemerintah memberikan plafon Rp 5 miliar, pengusaha kecil (Rp 25 miliar), dan pengusaha menengah (Rp 50 miliar).

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga