oleh

Emil Paparkan Visi Teknopolis di Hadapan Dewan

”Nah pada pembangunan masjid ini akan didirikan ditengan danau dengan gaya arsitektur seperti bangunan masjid di Turki,” jelas Emil.

Untuk perencanaan kontruksi pada pembangunan danau ini, kata dia, akan didukung oleh pusat melalui Kementerian PU. Sedangkan untuk pembebasan lahan akan dianggarkan oleh Pemprov Jabar. Sebab, di situ sudah ada tanah miliki pemprov.

Lebih lanjut Emil mengatakan, konsep pembangunan masjid ini berdasarkan keinginan dari gubernur yang menginginkan wariskan jejak fisik selama menjadi pemimpin.

”Sejak zaman pemerintah Hindia Belanda dan Presiden Soekarno banyak warisan bangunan fisik berupa karya-karya bangunan megah yang sampai sekarang masih bisa dinikmati. Dan ini merupakan keinginan gubernur yang berharap memiliki warisan kepada masyarakat Jabar,” jelas Emil.

Konsep pembangunan masjid di atas danau ini, ucapnya, sepenuhnya akan dimiliki Pemprov Jabar. Terlebih anggaran pembebasan lahan dan pembangunannya berasal dari pemprov.

Secara teknis, untuk memulai pembangunan ini dibutuhkan lahan seluas 30 hektare. Sedangkan untuk pembangunan masjid memerlukan 5 hektare lahan.

Emil menyebutkan, untuk pembangunan mesjid dan pembebasan lahan ini kemungkinan akan menelan anggaran sebesar Rp 400 miliar. Kemungkinan dianggarkan secara bertahap.

Dia mengakui, konsep pengembangan kawasan ini sebetulnya telah direncanakan dari dulu yang seperti bagaimana mengatasi banjir di Kota Bandung. Maka harus dibangun danau di kawasan ini.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga