oleh

Popnas Miniatur PON 2016

BANDUNG – Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat Yudha Saputra mengatakan, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 menjadi miniatur Pekan Olahlaga Nasional (PON) XIX/2016.

DISORDA
ISTIMEWA

RAKOR: Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa
Barat, Dr Yudha Saputra (kiri) saat Rapat Koordinasi (Rakor) PB Popnas.

”Keseriusan Jawa Barat untuk menggelar event dua tahunan ini sebagai harga mati,” kata Yudha, ketika di hadapan panitia penyelenggara peserta Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Hotel Gino Ferruci, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Waktu penyelenggaran Popnas kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar ini, tinggal beberapa hari lagi. ”Maka kegiatan rakor ini, salah satu upaya kita untuk menjaga citra Jabar, sebagai tuan rumah Popnas 2015. ”Menjadi panitia penyelenggara bukan untuk gaya-gayaan. Tapi kita harus mengedepankan profesionalitas dalam penyelenggaraan. Tentu akan membawa harum nama Jawa Barat, dikanca nasional,” ujarnya.

Kepala Bidang Keolahragaan Disorda Jabar, Juga sebagai Ketua 1 PB Popnas 2015 di Jabar Nandang Saptari mengatakan, Jabar ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara Popnas XIII yang digelar September 2015. Ajang itu dijadikan salah satu uji kelayakan bagi Jabar sebagai tuan rumah PON XIX pada 9-23 September 2016 mendatang.

”Kalau penyelenggaraan di Popnas XIII ini sukses, akan menjadi modal awal bagi PON XIX. Sebaliknya, jika masih ada yang bermasalah, maka akan jadi bahan evaluasi untuk penyelengaraan PON XIX agar lebih baik,” pintanya.

Sebagai langkah menyukseskan multievent pelajar tersebut, Disorda Jabar merekrut pengurus cabang olahraga sebagai panitia pertandingan untuk masing-masing kecabangannya. Dimana pada event itu akan mempertandingkan sebanyak 20 cabang olahraga.

Sementara itu, Disorda Jawa Barat berhasil meraih juara umum Pekan Olah Raga Provinsi (Porpemprov) Jabar 2015. Dari sembilan cabang olahraga (cabor) Disorda meraih enam medali emas dan tiga perunggu.

Yudha mengatakan, juara umum yang diraih oleh instansi yang dia komandoi ini tidak ada persiapan secara khusus. ”Tidak sampai satu minggu. Diawali dengan rapat koordinasi, dilanjut dengan berbagai pemusatan latihan cabor masing masing,” kata Yudha. (ikl/mio)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga