oleh

Polres Cimahi Siapkan 8 Pos Mobile

[tie_list type=”minus”]Untuk Tekan Angka Laka Lantas selama Masa Mudik[/tie_list]

CIMAHI – Untuk menekan angka kejahatan dan laka lantas, Selama bulan Ramadan, Polres Cimahi menyiapkan 8 pos mobile Polres. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari Program Prioritas Kapolri (P2K) dan kebijakan Kapolda Jabar khususnya berkenaan dengan penggelaran kekuatan Polri di daerah rawan Gangguan Kamtibmas maupun gangguan Kamseltibcar lantas.

”Tujuannya Pos Mobile Polres Cimahi ini yaitu, bergerak disiagakan di tempat yang sesuai dan dianggap perlu, khususnya di daerah rawan,” kata Kapolres Cimahi AKBP Deddy Kusuma Bakti di Mapolres Cimahi kemarin (23/6).

Dedy melanjutkan, konsep dari pos mobile, ada beberapa anggota yang digabung dalam satu tim, melaksanakan kegiatan patroli secara mobile, dialogis dan menempati titik tertentu selama waktu tertentu. Pada titik yang ditentukan, tim tersebut menggelar tenda dan kelengkapannya, sebagai tempat standby sekaligus dialog dengan masyarakat.

”Untuk pos nantinya bisa dibongkar pasang, dan petugas juga bisa pindah lokasi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dijelaskan Dedy, ada delapan unit pos yang akan nantinya dibagi. Dua unit untuk Polres, dan masing masing satu unit untuk Polsek Cimahi, Polsek Cimahi selatan, Polsek Margaasih, Polsek Padalarang, Polsek Cipatat, Lembang dan Cisarua. Masing-masing pos diisi sedikitnya oleh empat orang anggota kepolisian.

Untuk penentuan titik lokasinya, lanjut Dedy, tergantung dari hasil anev harian dan mingguan baik Polsek maupun Polres. ”Apabila nanti perlu penanganan yang segera, tim tersebut bisa menindak lanjutinya saat itu juga,” katanya.

Dedy menyatakan, program ini bisa mendekatkan pelayanan simpatik dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Setelah program tersebut berjalan, akan ada penambahan pos sebagai upaya untuk memaksimalkan pengamanan. ”ke depannya, terus kami lakukan program ini hingga setelah lebaran,” ujarnya.

Tak hanya memasang pos mobile untuk pengamanan saja, jajaran Polres Cimahi melanjutkan himbauan kepada masyarakat dengan melakukan pperasi ke mal-mal yang ada di Kota Cimahi. Salah satunya pusat perbelanjaan di Jalan Rio.

Operasi tersebut merupakan salah satu program penggelaran kekuatan personel Polri di pasar, atau di tempat sentra perekonomian dengan memilih pusat perbelanjaan, sebab, lanjut Dedy, saat bulan Ramadan ini, terjadi penigkatan 10 persen aktivitas di pusat perbelanjaan dibandingkan hari biasa.

”Peningkatan akan cenderung meningkat menjelang lebaran. Kami antisipasi terkait keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan aktivitas di pusat-pusat pebelanjaan,” ujar Dedy.

Dalam Program tersebut, total personel yang diturunkan sebanyak 1 SST (sekitar 30 personel) yang disebar di berbagai titik pusat perbelanjaan. Setiap titik ditempati oleh sekitar 5 sampai 6 personel.

Dedy menjelaskan, nantinya, setiap anggota yang bertugas langsung berinteraksi dengan masyarakat. pihaknya berharap, program tersebut bisa meningkatkan atau mendekatkan operasi simpatik polri kepada warga masyarakat.

Dikatakan Dedy, hal-hal yang sering terjadi di tempat pertokoan atau pusat perbelanjaan, petugas akan membatu masyarakat jika orang hilang, atau kehilangan sesuatu.

Mereka (petugas kepolisian) akan mobile, dan berpindah-pindah dari satu tempat, ke tempat lain sesuai kebutuhan. ”Nanti mereka melakukan himbauan dan mendengarkan keluhan masyarakat. Kita akan menindak tegas, siapa saja yang akan atau melakukan tindakan kriminalitas,” ujar Dedy. (gat/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga