oleh

Jegal si Penjagal

URUGUAY memang punya reputasi sebagai tukang jagal. Mereka kerap menggagalkan peluang tuan rumah di fase knockout Copa America. Empat tahun lalu misalnya. Mereka mengubur mimpi Argentina untuk mengakhiri paceklik gelar Copa America sejak 1993. Saat itu, Uruguay berhasil menyingkirkan Argentina di perempat final lewat adu penalti.

copa america 2015Lalu, apakah Cile yang menjadi host Copa America 2015 akan bernasib seperti Argentina – Rasanya tidak. Pasalnya, Uruguay yang sekarang bukanlah Uruguay yang menjadi jawara Copa America 2011. Kekuatan tim asuhan Oscar Tabarez itu tak sesolid empat tahun lalu. Terutama di lini depan. Absennya Luis Suarez dan pensiunnya Diego Forlan mempengaruhi produktifitas tim berjuluk La Celeste tersebut. Terbukti, selama tiga laga di penyisihan grup B lalu, Diego Godin dkk hanya bisa mencetak dua gol. Ironisnya, hingga kini belum ada pemain depan Uruguay yang bisa mencetak gol.

Kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan Cile. Mereka adalah tim paling produktif di penyisihan grup dengan koleksi sepuluh gol. Catatan itulah yang membuat La Roja-julukan timnas Cile optimistis bisa menjegal Uruguay pada laga perempat final di Estadio Nacional besok pagi (tayangan langsung Kompas TV pukul 06.30 WIB).

”Statistik sudah dengan jelas menyebutkan. Saya rasa Cile sangat bagus performanya di dalam fase grup. Penampilan kami selalu mengalami peningkatan dalam setiap laga. Mungkin banyak tim lain yang lebih hebat di grup lain. Tapi, saya setuju bahwa Cile adalah yang terbaik,” ujar gelandang Cile Marcelo Diaz kepada situs resmi Copa America 2015.

Angin segar berhembus di skuad tuan rumah. Arsitek Jorge Sampaoli bisa menurunkan kekuatan terbaiknya, karena tak ada pemain yang cedera atau terkena skors. Sebaliknya, Uruguay tak bisa menurunkan bek kiri Alvaro Pereira yang terkena skors.

”Uruguay tetap lawan yang berat. Kami tahu bagaimana mereka bermain. Mereka punya gaya bermain yang berbeda dibandingkan kami. Kami tahu kekuatan mereka di mana. Yang pasti mereka handal dalam bertahan,” tutur Diaz.

Sebagai gelandang bertahan, pemain FC Basel ini punya tugas berat untuk mengantisipasi serangan balik Uruguay. ”Tim ini (Uruguay) memang selalu mencari di mana kesalahan kami, dan itu harus diredam. Kami berikan hidup kami untuk laga Rabu malam nanti (Kamis pagi WIB),” lanjutnya.

Performa Cile yang ganas dianggap setara dengan Argentina. Hal itu diungkapkan kapten tim Uruguay, Diego Godin. Bek tengah yang baru kembali dari larangan bertanding itu mewaspadai kreasi dari lini depan Cile yang diisi Arturo Vidal, Charles Aranguiz, Jorge Valdivia dan Alexis Sanchez.

”Ini sama susahnya seperti kami menghadapi Argentina. Jangan sampai ada celah di pertahanan, dan yang paling penting adalah kembali menerapkan permainan kolektif di tim ini,” sebut pemain Atletico Madrid tersebut kepada Associated Press.

Uruguay memang pernah mempermalukan Cile di laga persahabatan pada 19 November tahun lalu. Saat itu, Uruguay yang sudah tidak diperkuat Suarez dan Forlan masih bisa meraih kemenangan 2-1. Tapi, Godin menganggap hasil uji coba tahun lalu tak bisa jadi acuan. ”Itu beda dengan sekarang, karena dulu hanya laga uji coba. Sekarang perempat final. Tapi kami yakin, pressure ada di tangan mereka (Cile, Red). Mereka bermain di kandang, dan dituntut untuk mendapatkan trofi pertama Copa America di kandang sendiri. Kami siap menghancurkannya,” tegasnya.

Sementara itu, pemain belakang Brasil Miranda memberi masukan buat penggawa Cile. Mereka meminta Cile mewaspadai duet pemain belakang Godin dan Jose Gimenez. Bukan karena mereka solid dalam bertahan, tapi keduanya punya kemampuan memecah kebuntuan lewat gol melalui bola-bola atas.

”Uruguay memang sangat kuat dalam bertahan, dan kuat dalam duel bola-bola atas. Godin dan Gimenez punya kemampuan untuk itu,” tutur Miranda yang juga kolega Godin serta Gimenez di Atletico Madrid. (ren/bas/mio)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga