oleh

Pancarkan Chi dari Tubuh

[tie_list type=”minus”]MKAA Kenalkan The Vibrant World Zone[/tie_list]

SUMUR BANDUNG – Ada yang berbeda dari hasil foto presiden, menteri, para kepala negara dan para kepala delegasi ketika keluar dari Gedung Merdeka. Tampak dari raut wajah yang begitu bercahaya, setelah mengesahkan tiga deklarasi utama dalam Konferensi Asia Afrika. Hal tersebut karena adanya The Vibrant World Zone.

The Vibrant World Zone merupakan item baru di Museum Asia Afrika Bandung. Sebagai bentuk monumen yang memancarkan vibra energi positif dari lahirnya sebuah pertemuan antara pemimpin bangsa, untuk membangun negara dengan cara yang baik.

Baca Juga:  Isu KRI Nanggala-402 Kelebihan Muatan, Namun Inilah Penjelasan TNI AL

The Vibrant World Zone, terdiri dari dua patung berbentuk persegi panjang, dengan berhadapan, memiliki makna sebuah hubungan antara perempuan dan laki laki yang memiliki ikatan harmonis. Meski mereka merupakan kedua mahluk yang berbeda.

The Vibrant World Zone
SELFIE MIFTA/BANDUNG EKSPRES

ITEM BARU: The Vibrant World Zone yang terdapat di Museum KAA mampu pancarkan cahaya tubuh manusia.

Patung tersebut dikelilingi dengan air dan sebuah alat berbentuk oval yang berfungsi sebagai pemacar, dimana bila seseorang berada di dekat patung tersebut akan merasa nyaman dan menyerap energi positif dari Vibrant. Metode ini merupakan cara mengaplikasikan sebuah kepercayaan, yaitu budi luhur dan perdamaian.

Kepala Museum Konferensi Asia Afrika Thomas Siregar menjelaskan, item baru yang saat ini sudah ditempatkan di dalam museum terbuka untuk umum. Selain itu, kelebihan lain yang dimiliki The Vibrant World yaitu bisa merekam nilai-nilai yang dirasakan secara abstrak, yaitu berupa kepercayaan dan keyakinan dalam bentuk foto. ’’Ini kan sebenarnya untuk kedokteran ya, ini untuk menyembuhkan atau meningkatkan kesehatan tubuh secara psikologis, jadi model terapi dengan aktivasi meridian,’’ ucapnya kepada Bandung Ekspres di Museum Konferensi Asia Afrika, Senin (27/4).

Dia melanjutkan, museum KAA berusaha meningkatkan nilai-nilai perdamaian, kerja sama dan solidaritas. Vibrant ini, kata Thomas, bisa membantu mengaktivasi nilai-nilai itu. ’’Apalagi ini bisa direkam. Melalui metode foto, wajah seseorang akan tampak lebih bersih, karena pancaran energi dari The Vibrant World Zone,’’ kata dia.

The Vibrant World Zone, sebenarnya sudah diaplikasikan pada para delegasi dan kepala negara saat KAA ke- 60 berlangsung. Thomas menjelaskan, ada pancaran berbeda ketika para kepala negara melakukan Historical Walk menuju Gedung Merdeka dan saat mereka keluar dari gedung. Thomas mengaku, hal ini tak bisa dijelaskan secara verbal tapi bisa dijelaskan secara ilmiah.

’’Nah, niat luhur dikombinasikan dengan energi air khusus itu membuat meridian tubuh terbuka dan chi mengalir lancar. Hal ini membangkitkan energi yang terpancar pada wajah para pemimpin tersebut,’’ jelasnya.

Proses ini selaras dengan prinsip Life Energy Medicine yang akan dipresentasikan di kongres kedokteran internasional ICMART yang akan diselenggarakan di Bali Mei 2015. Dengan tema exploring acupuncture in medical science.

Zona Vibrant World dengan monumennya karya pematung Sunaryo ini difasilitasi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar bersama komunitas HanaRa Bakti.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sendiri yang langsung menjelaskannya di hadapan Presiden Jokowi, Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan dan rombongan lainnya saat peninjauan kesiapan KAA di Bandung pada tanggal 16 April 2015 lalu. Dinamakan Vibrant World untuk menggambarkan dunia bahagia yang ingin dicapai oleh KAA. Seperti pendingin ruangan yang mengatur suhu agar nyaman buat kita, air khusus di zona Vibrant World juga menyamankan tubuh karena melancarkan chi di tubuh. (fie/tam)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga