oleh

Pelatih Genjot Fisik Apollon

Mengaku Tak Bisa Tidur karena Diganggu Cicak

PEMAIN seleksi asal Georgia, Apollon Lemondzhava mendapat menu latihan khusus dari Asisten Pelatih Persib Herrie Setiawan. Pasalnya, mantan pemain SC Olhanense ini dinilai kondisi fisiknya belum maksimal.

Apollon menjalani latihan fisik bersama dua punggawa Persib lainnya yakni, Rudiyana dan M. Agung Pribadi yang keduanya sama-sama tidak diikutsertakan ke Myanmar.

”Apollon memang diberikan tambahan latihan dibanding yang lain, hasil tadi lumayan, dia punya felling yang bagus,” kata Herrie usai latihan.

Rencananya, program latihan ini akan terus dijalankan hingga tim pulang dari Myanmar, Kamis (12/3) depan. Herrie berharap, sekembalinya tim, kondisi fisik pemainnya bisa meningkat.

Baca Juga:  Persib Siap Tempur di Piala Wali Kota Solo, Pelatih Pesan Jaga Prokes

Lebih lanjut Herrie mengungkapkan, Apollon sendiri masih perlu adaptasi waktu dan cuaca di Indonesia. ”Sejauh ini lumayan, tapi perlu adaptasi, terutama perbedaan waktu dan cuaca. Dia (Apollon) masih belum dapat tidur cepat, karena malam di negaranya, kalau di Indonesia sudah waktu jelang subuh. Dia baru bisa tidur jam empat pagi, dia bilang katanya semalam dia tidak bisa tidur,” katanya.

Selain itu, ada hal lucu yang juga dialami pemain tersebut. Selain memang faktor perbedaan waktu, Apollon sendiri tidak bisa tidur karena merasa terganggu oleh cicak. ”Saat saya jemput tadi (kemarin), dia cerita tidurnya katanya terganggu sama cicak, jadi dia nggak bisa tidur semalam itu,” terangnya.

Baca Juga:  Polemik, Marc Klok Tuding Pihak Persija Tak Menghormatinya

Herrie pun tidak habis pikir, Striker yang tubuhnya dibalut tato tersebuT, bisa takut oleh cicak. Herrie beranggapan, mungkin Apollon baru kali pertama melihat cicak. ”Ya, mungkin bisa jadi di negaranya (Georgia) dia tidak pernah melihat cicak, makanya dia takut,” pungkasnya. (mio/asp)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga