1.174 Personel Gabungan Amankan Laga Persib vs Dewa United di SJH

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026)
Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 1.174 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan Dewa United dalam lanjutan BRI Super League 2026 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto mengatakan, pengamanan dilakukan dengan pola yang sama seperti pertandingan sebelumnya.

Namun, kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan untuk memastikan laga berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh penonton.

Baca Juga:Pemimpin Perempuan di Sekolah Islam: Saya Harus Masuk ke Mana-Mana, Mendengar dan MerekatkanBandung Barat Ubah Paradigma Pengelolaan Aset, Dari Sekadar Tercatat Menjadi Bernilai Manfaat

“Untuk pengamanan jumlah personel 1.174 personel gabungan baik TNI, Polri dan instansi lainnya. Pengamanan sama seperti sebelumnya, tetapi tentu saja kita tidak mengendurkan pengamanan. Kita lebih tingkatkan lagi karena kita harus bisa menciptakan bahwa pertandingan sepak bola itu pertandingan untuk disaksikan, bukan pertandingan untuk menakutkan,” kata Tri saat ditemui di Jalak Harupat.

Menurut dia, pengamanan tidak hanya bertujuan mencegah gangguan keamanan selama pertandingan, tetapi juga menciptakan suasana positif agar masyarakat dapat menikmati sepak bola tanpa rasa khawatir.

Pemeriksaan dilakukan di seluruh pintu masuk stadion, termasuk pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan penonton.

Langkah tersebut untuk mencegah masuknya barang yang berpotensi memicu gangguan selama pertandingan.

Tri mengingatkan para pendukung agar tidak melakukan tindakan yang justru merugikan tim kebanggaannya.

Ia menilai, perilaku suporter, baik di dalam maupun di luar stadion, turut menentukan citra kelompok pendukung dan klub yang mereka bela.

“Pada intinya jangan sampai ada perbuatan-perbuatan orang iseng yang akhirnya malah membuat kesebelasan yang didukungnya mengalami kerugian,” ujarnya.

Baca Juga:Panas Bumi Galunggung Dipromosikan untuk Gaet InvestorAQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra Nusantara

Ia juga mengimbau penonton untuk menjaga ketertiban dan nama baik masing-masing kelompok suporter.

Menurut Tri, dukungan kepada tim tidak cukup ditunjukkan melalui sorakan di tribun, tetapi juga melalui sikap tertib sepanjang rangkaian pertandingan.

“Kita sebagai pendukungnya harus juga mendukung bukan hanya di dalam tribun, tapi di luar tribun juga harus bisa menjaga nama baik pendukung dari kesebelasan,” katanya.

Terkait kemungkinan kehadiran suporter tim tamu, Tri menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai kedatangan pendukung Dewa United.

0 Komentar