Bandung Barat Ubah Paradigma Pengelolaan Aset, Dari Sekadar Tercatat Menjadi Bernilai Manfaat

Aset milik pemerintah daerah tidak seharusnya hanya menjadi angka dalam daftar inventaris
Aset milik pemerintah daerah tidak seharusnya hanya menjadi angka dalam daftar inventaris
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aset milik pemerintah daerah tidak seharusnya hanya menjadi angka dalam daftar inventaris. Di balik setiap tanah, bangunan, maupun Barang Milik Daerah (BMD), terdapat potensi yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menghadirkan Strategi Inovasi Pemanfaatan Aset Hebat, sebuah inovasi yang diarahkan untuk mendorong pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah secara lebih tertata, berbasis data, terintegrasi, serta memberikan nilai manfaat.

Strategi Inovasi Pemanfaatan Aset Hebat membawa semangat perubahan dari “aset tercatat” menjadi “aset bermanfaat”. Melalui inovasi ini, aset daerah tidak hanya dilihat dari aspek administrasi dan pencatatan, tetapi juga dipetakan berdasarkan kondisi, lokasi, status, pemanfaatan, serta potensi pengembangannya.

Baca Juga:Panas Bumi Galunggung Dipromosikan untuk Gaet InvestorAQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra Nusantara

“Strategi Inovasi Pemanfaatan Aset Hebat bukan hanya tentang aplikasi atau pendataan aset. Ini merupakan strategi untuk memastikan aset daerah dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Andri Hadiyanto, SE., MM.

Salah satu tantangan dalam pengelolaan aset daerah adalah tersedianya data yang lengkap dan akurat sebagai dasar dalam menentukan langkah pemanfaatan. Karena itu, Strategi Inovasi Pemanfaatan Aset Hebat menempatkan data aset sebagai fondasi utama dalam proses pengambilan keputusan.

Melalui pemetaan dan pengelolaan informasi aset, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi aset yang telah dimanfaatkan, belum dimanfaatkan, maupun aset yang memiliki potensi untuk dikembangkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pendekatan tersebut memungkinkan pengelolaan aset dilakukan secara lebih terarah. Setiap aset tidak hanya dilihat berdasarkan “apa yang dimiliki”, tetapi juga “apa manfaat yang dapat diberikan.”

Dengan demikian, data aset tidak berhenti sebagai informasi administratif, melainkan dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi pengelolaan dan pemanfaatan aset secara lebih efektif.

Implementasi Strategi Inovasi Pemanfaatan Aset Hebat juga mendorong kolaborasi antara perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Pengelolaan aset tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja.

0 Komentar