BPBD Ciamis Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat Pelatihan Visualisasi Dokumentasi Bersama IJTI Galuh Raya

BPBD Ciamis Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat Pelatihan Visualisasi Dokumentasi Bersama IJTI Galuh Raya
BPBD Ciamis Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat Pelatihan Visualisasi Dokumentasi Bersama IJTI Galuh Raya
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan instansinya. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan intensif mengenai produksi visualisasi dan dokumentasi kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Galuh Raya. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (23/9/2026) dan diikuti oleh sejumlah pegawai BPBD Ciamis.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan kemampuan dokumentasi yang mumpuni di era komunikasi digital saat ini. BPBD sebagai instansi yang bergerak di bidang penanganan bencana dituntut tidak hanya sigap dalam aksi lapangan, tetapi juga cakap dalam menyampaikan informasi kepada publik melalui media visual yang informatif dan mudah dipahami. Kemampuan ini dinilai krusial agar setiap kegiatan dan upaya penanggulangan bencana dapat terdokumentasi dengan baik serta tersampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pegawai dalam memproduksi visualisasi dan dokumentasi merupakan prioritas. Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi yang pesat menuntut setiap pegawai BPBD untuk mampu mengemas laporan kegiatan secara profesional, tidak hanya sekadar mengambil gambar, tetapi juga memahami nilai berita dan etika penyampaiannya.

Baca Juga:RSUP Dr. Sardjito Gunakan Gas Bumi PGN, Biaya Operasional Hemat hingga 75 PersenPemerintah Dorong Pengembangan Jargas di Gresik dan Sidoarjo

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pegawai bisa melaporkan atau mengambil visualisasi dokumentasi kegiatan BPBD Ciamis yang baik, dan menghasilkan konten positif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Ani Supiani saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini sangat komprehensif. Para peserta tidak hanya dibekali dengan teori dasar jurnalistik, tetapi juga praktik langsung mengenai teknik pengambilan gambar dan video yang benar, serta tata cara penulisan naskah yang efektif. Bekal ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh pegawai saat mendokumentasikan berbagai kegiatan BPBD, termasuk pada situasi darurat saat penanganan bencana di lapangan, di mana ketepatan dan kecepatan informasi menjadi faktor penentu.

Ketua IJTI Korda Galuh Raya, Yosep Trisna, menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya menekankan aspek teknis semata. Para peserta juga diarahkan untuk memahami prinsip-prinsip jurnalistik yang berlaku. Hal ini penting agar dokumentasi yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai akurasi dan tanggung jawab yang tinggi sesuai dengan kaidah jurnalistik yang berlaku.

0 Komentar