“Kami ingin peserta memahami bagaimana membuat visualisasi dan dokumentasi yang baik, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengambilan dokumentasi,” jelas Yosep Trisna.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Metode pelatihan yang interaktif, yang menggabungkan penyampaian materi teori dengan praktik langsung di lapangan, membuat suasana pelatihan menjadi lebih hidup dan mudah dipahami. Para pegawai diberikan simulasi bagaimana mengambil sudut pandang gambar yang tepat, merekam video dengan stabil, serta menyusun naskah yang ringkas dan jelas.
Melalui kegiatan ini, BPBD Ciamis berharap para pegawainya dapat semakin kreatif dan terampil dalam mengemas dokumentasi setiap kegiatan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang lebih efektif kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan aktivitas BPBD dan upaya penanganan kebencanaan di Kabupaten Ciamis. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan akurat mengenai kinerja serta pelayanan yang diberikan oleh BPBD.
Baca Juga:RSUP Dr. Sardjito Gunakan Gas Bumi PGN, Biaya Operasional Hemat hingga 75 PersenPemerintah Dorong Pengembangan Jargas di Gresik dan Sidoarjo
“Kami ingin peserta memahami bagaimana membuat visualisasi dan dokumentasi yang baik, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengambilan dokumentasi,” pungkas Yosep Trisna. (CEP)
Caption: Ketua IJTI Korda Galuh Raya, Yosep Trisna saat memberikan materi pelatihan kepada BPBD Ciamis, Rabu (23/9/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
