Kunjungi Polres Banjar, Kapolda Jabar Tekankan Keamanan Penopang Wisata dan Minta Polisi Masuk Permukiman

Kunjungi Polres Banjar, Kapolda Jabar Tekankan Keamanan Penopang Wisata dan Minta Polisi Masuk Permukiman
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto (tengah) saay diwawancara usai kunjungannya ke Mapolres Banjar, Jumat (4/9/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRSES – Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto melakukan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Banjar pada akhir pekan ini, Jumat (4/9/2026).

Agenda kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung kesiapan jajaran kepolisian di daerah, sekaligus memetakan berbagai dinamika serta persoalan yang dihadapi masyarakat Jawa Barat.

Irjen Pol. Pipit Rismanto menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerjanya untuk menyambangi seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat secara bergantian.

Baca Juga:AZA Hadirkan Persebaya Player Issue Jersey untuk Super League, Material Super Ringan 100 Persen Buatan IndonesKemenkeu Pelototi Program MBG di Daerah, Ini Alasannya! 

Setelah menyambangi jajaran di Polres Banjar, Kapolda beserta rombongan dijadwalkan langsung melanjutkan peninjauan kerja ke wilayah Polres Pangandaran.

“Tentunya hari ini giliran Polres Banjar, untuk weekend ini besok ke Polres Pangandaran. Ini memang agenda saya untuk mengetahui lebih jauh wilayah-wilayah di Jawa Barat. Saya ingin berkunjung langsung guna mengetahui apa yang menjadi permasalahan di masing-masing daerah,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto saat ditemui di Mapolres Banjar.

Sebagai bagian dari persiapan kunjungan, Kapolda mengungkapkan pihaknya terlebih dahulu melakukan riset dan survei kepada masyarakat Kota Banjar selama dua hari sebelum kedatangan.

Langkah ini dilakukan guna memetakan keresahan, kebutuhan, serta harapan warga secara nyata. Data aspirasi tersebut kemudian dijadikan bahan evaluasi dan arahan strategis kepada seluruh jajaran personel Polres Banjar.

Menanggapi implementasi semangat slogan “Jawara”, Irjen Pol. Pipit menerangkan bahwa Jawa Barat menyandang predikat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

Besarnya populasi tersebut berdampak pada tingginya kompleksitas persoalan yang dihadapi, mulai dari aspek ekonomi, sosial kemasyarakatan, hingga isu-isu kamtibmas yang terus berkembang secara dinamis.

Selain memiliki jumlah penduduk yang besar, Jawa Barat juga menjadi salah satu daerah destinasi wisata utama nasional.

Baca Juga:Soal Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran, Pemprov Jateng Siap Jembatani Aspirasi WargaProduksi Padi Jateng Capai 6,69 Juta Ton, Ahmad Luthfi Optimistis Bisa Penuhi Targat 

Irjen Pol. Pipit menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama yang bertumpu pada sektor pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri perhotelan.

“Sebagian ekonomi Jawa Barat bergantung dari sektor pariwisata. Wisatawan dari luar daerah semua datang ke kabupaten/kota di Jawa Barat. Ini yang perlu kita jaga agar ekonomi Jawa Barat tetap berjalan lancar. UMKM dan perhotelan bergerak karena kita mampu menjaga daerah ini tetap aman dan kondusif sehingga para pendatang merasa aman dan nyaman,” tegasnya.

0 Komentar