Pelatih asal Kroasia tersebut bahkan menegaskan Persib masih harus menemukan komposisi paling ideal. Salah satu sektor yang masih mungkin mendapatkan tambahan adalah posisi penjaga gawang maupun sektor lainnya.
Di sinilah tantangan terbesar Tolic. Persib tidak sekadar membutuhkan pemain bagus. Mereka membutuhkan pemain yang bisa masuk ke dalam sistem, menerima tuntutan kompetisi yang padat dan siap menjadi bagian dari rotasi.
Tolic sendiri mengakui Persib tidak memiliki anggaran tanpa batas. Karena itu, setiap perekrutan harus dihitung secara matang agar keseimbangan skuad tetap terjaga.
Baca Juga:Rp86 Miliar Digelontorkan untuk Irigasi Tasikmalaya, Naik 3 Kali Lipat dari Tahun LaluTiga Ruas Jalan Rampung, Bupati Cecep: Mudah-mudahan Tak Ada Lagi Mobil Terperosok
“Namun ada anggaran, dan ada pemain-pemain yang sudah ada di sini. Lalu kami mencoba membuat yang terbaik dari apa yang memungkinkan,” ujar Tolic.
Apalagi Maung Bandung bukan hanya dituntut mempertahankan mahkota domestik. Di level Asia, mereka juga harus melewati playoff ACL 2 menghadapi wakil Filipina, Manila Digger, sebelum bisa melangkah ke fase grup.
Belum lagi kompetisi domestik dan ASEAN yang menunggu di belakangnya. Karena itu, kedalaman skuad bukan lagi kemewahan. Ia adalah kebutuhan. (Dam)
